Besok, Demo BBM Kepung Jakarta

Kompas.com - 26/03/2012, 13:36 WIB
|
EditorHeru Margianto

6. Sekitar 100 orang juga akan berunjuk rasa di Kementerian BUMN.

"Sisanya ada yang tersebar di Balaikota, DPRD DKI Jakarta, dan KPUD terkait demo pilkada. Sedangkan kenaikan BBM lain juga ada di kementerian-kementerian namun jumlahnya tidak terlalu banyak," kata Rikwanto.

Untuk mengamankan aksi unjuk rasa besar-besaran ini, aparat kepolisian akan mengerahkan lebih dari setengah pasukannya yakni mencapai 22.458 personel. Dari jumlah itu, sebanyak 8.254 personel berasal dari TNI. Kendaraan taktis seperti water canon dan barakuda juga disiagakan untuk mengantisipasi kerusuhan yang mungkin terjadi esok hari.

Aparat kepolisian dan TNI yang disiagakan, kata Rikwanto, tidak memegang senjata api apa pun. Mereka hanya dibekali tameng dan pentungan untuk menghalau massa. Gas air mata juga disiapkan jika sewaktu-waktu kerusuhan memuncak. Jika terjadi kerusuhan atau massa meluber dan menutupi jalan, akan dilakukan pengalihan arus lalu lintas. Penutupan jalan atau pengalihan arus lalu lintas bersifat situasional melihat kepadatan yang terjadi di lapangan.

"Kami berharap semua korlap bisa menjaga massanya agar tidak mudah disusupi provokator yang hanya ingin membuat kerusuhan. Kami sudah koordinasi dengan mereka dari kemarin, semoga tidak ada kericuhan yang terjadi," pungkas Rikwanto.

Halaman:
Baca tentang


    Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Pembobol Rekening Ilham Bintang Bantah Membobol Kartu Kredit BCA

    Pembobol Rekening Ilham Bintang Bantah Membobol Kartu Kredit BCA

    Megapolitan
    Reklamasi Ancol Ala Anies Ternyata Lanjutan Proyek Pulau L Zaman Ahok

    Reklamasi Ancol Ala Anies Ternyata Lanjutan Proyek Pulau L Zaman Ahok

    Megapolitan
    BMKG: Jakarta Harus Waspada terhadap Gempa di Selatan Banten dan Jawa Barat

    BMKG: Jakarta Harus Waspada terhadap Gempa di Selatan Banten dan Jawa Barat

    Megapolitan
    Diizinkan Angkut Penumpang, Pengemudi Ojol Bekasi Wajib Periksa Kesehatan Berkala di Pos Aman

    Diizinkan Angkut Penumpang, Pengemudi Ojol Bekasi Wajib Periksa Kesehatan Berkala di Pos Aman

    Megapolitan
    Sempat Dorong-dorongan, Massa Tolak Reklamasi Ancol Kecewa dengan Anies

    Sempat Dorong-dorongan, Massa Tolak Reklamasi Ancol Kecewa dengan Anies

    Megapolitan
    Rekaman CCTV Ungkap Detik-detik Perempuan Lompat dari Teras Hotel di Tanah Abang

    Rekaman CCTV Ungkap Detik-detik Perempuan Lompat dari Teras Hotel di Tanah Abang

    Megapolitan
    Tak Punya Sumber Gempa, Jakarta Tetap Rawan Guncangan karena Tanahnya Lunak

    Tak Punya Sumber Gempa, Jakarta Tetap Rawan Guncangan karena Tanahnya Lunak

    Megapolitan
    Rusak Kantor Satpel Lingkungan Hidup Mampang, 2 Anggota PPSU Dipecat

    Rusak Kantor Satpel Lingkungan Hidup Mampang, 2 Anggota PPSU Dipecat

    Megapolitan
    Pria di Kota Tangerang Tewas Tersengat Listrik Saat Petik Mangga

    Pria di Kota Tangerang Tewas Tersengat Listrik Saat Petik Mangga

    Megapolitan
    Krisis akibat Covid-19, 73 Perusahaan di Kota Tangerang PHK 8.282 Karyawan

    Krisis akibat Covid-19, 73 Perusahaan di Kota Tangerang PHK 8.282 Karyawan

    Megapolitan
    Ilham Bintang Salahkan Indosat dalam Kasus Pembobolan Rekeningnya

    Ilham Bintang Salahkan Indosat dalam Kasus Pembobolan Rekeningnya

    Megapolitan
    Ilham Bintang Sempat Lapor Polisi Melbourne karena Duga Pembobol Rekeningnya Sindikat Internasional

    Ilham Bintang Sempat Lapor Polisi Melbourne karena Duga Pembobol Rekeningnya Sindikat Internasional

    Megapolitan
    Dinkes Bantah Temuan di TPA Sumur Batu adalah Limbah Medis

    Dinkes Bantah Temuan di TPA Sumur Batu adalah Limbah Medis

    Megapolitan
    Camat Sebut PPSU Pukul Anggota PJLP karena Tak Diberikan Video Rekaman

    Camat Sebut PPSU Pukul Anggota PJLP karena Tak Diberikan Video Rekaman

    Megapolitan
    Anggota PPSU Perusak Kantor Satpel LH Mampang Tak dalam Kondisi Mabuk

    Anggota PPSU Perusak Kantor Satpel LH Mampang Tak dalam Kondisi Mabuk

    Megapolitan
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X