Jokowi Pilih Sosial Media Untuk Kampanye

Kompas.com - 02/04/2012, 02:42 WIB
Penulis Riana Afifah
|
EditorBenny N Joewono

JAKARTA, KOMPAS.com - Jelang Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) DKI Jakarta 2012, para bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta tentu akan sibuk memasang baliho, spanduk atau poster tentang dirinya.

Namun hal itu tampaknya tidak terlalu menarik minat Joko Widodo untuk ikut latah memasang gambarnya di jalanan Jakarta. "Saya main di media sosial saja seperti twitter, facebook, kaskus atau blog," kata Jokowi, sapaan akrab Joko Widodo, ketika berkunjung ke Kompas.com, Sabtu (31/3/2012).

Menurutnya cara modern melalui media jejaring sosial ini memiliki dampak yang lebih besar pada masyarakat. Selain itu, masyarakat juga dapat berinteraksi langsung dengan calon yang hendak didukungnya melalui media ini.

"Ya saya ikut keadaan sekarang saja. Orang-orang lebih sering buka facebook, twitter, blog atau kaskus. Saya sering juga kaskusan," ungkap Jokowi sambil tertawa.

Ketika ditanya mengenai metode kampanye yang konvensional, ia mengatakan akan tetap melakukannya namun tidak banyak. Titik pemasangannya pun dipertimbangkan dengan baik agar tidak mengganggu kebersihan dan keindahan suatu wilayah.

"Mau memperbaiki kota mulainya kok dengan mengotori kota. Alasan lain kenapa tidak perlu banyak-banyak, ya karena nggak punya duit," tandasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.