Pintu Air Katulampa Masuk Siaga III - Kompas.com

Pintu Air Katulampa Masuk Siaga III

Kompas.com - 03/04/2012, 19:54 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Curah hujan dengan intensitas tinggi di Bogor mengakibatkan pintu air Katulampa masuk siaga III. Padahal sore tadi, kondisi pintu air Katulampa terpantau aman dengan situasi cuaca gerimis.

Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo mengatakan, dengan kondisi cuaca saat ini, pihaknya akan terus memantau kondisi pintu air dan daerah-daerah yang rawan banjir.

"Kami terus pantau ketinggian pintu air dan segera mengirimkan peringatan dini bagi titik-titik rawan banjir," kata Foke, sapaan akrab Fauzi Bowo, di Balaikota, Jakarta, Selasa (3/4/2012).

Ketinggian muka air saat ini mencapai 120 sentimeter dengan kondisi cuaca hujan. Batas normal ketinggian Katulampa sendiri di bawah angka 80 sentimeter.

Sementara rentang ketinggian muka air pada posisi siaga III antara 80-150 sentimeter. Dengan ketinggian Katulampa saat ini, diperkirakan banjir kiriman akan sampai di Jakarta pada pukul 04.00 WIB.

Beberapa daerah yang berpotensi terkena dampak banjir kiriman adalah kawasan Rawajati, Kalibata, Pengadegan, Gang Arus Cawang, Bukit Duri, Kampung Baru, Bidara Cina dan Kampung Melayu.

Sementara itu untuk pintu air Angke Hulu, saat ini masih siaga II dengan ketinggian 260 sentimeter. Air diperkirakan akan sampai di Jakarta kurang lebih lima jam dari sekarang.

Lokasi yang berpotensi banjir akibat kiriman ini adalah Duri Kosambi, Rawa Buaya, Green Garden, Cengkareng dan Kedoya.

Ia juga sudah menginstruksikan para aparat di kawasan tersebut untuk mempersiapkan posko dapur umum, posko kesehatan dan juga memberikan informasi kepada masyarakat.


EditorBenny N Joewono

Terkini Lainnya

KPK Cegah 38 Anggota DPRD Sumatera Utara ke Luar Negeri

KPK Cegah 38 Anggota DPRD Sumatera Utara ke Luar Negeri

Nasional
Cerita Sopir Taksi Fachruroji, Terharu Dapat Voucer Makan karena Beri Jamuan Ekstra kepada Penumpang

Cerita Sopir Taksi Fachruroji, Terharu Dapat Voucer Makan karena Beri Jamuan Ekstra kepada Penumpang

Megapolitan
Viral, Video Dua Anak Curi Uang Nasabah di ATM Makassar

Viral, Video Dua Anak Curi Uang Nasabah di ATM Makassar

Regional
Azyumardi Azra: Kantor Pemerintahan hingga Rumah Ibadah Tak Boleh Jadi Alat Politik Kekuasaan

Azyumardi Azra: Kantor Pemerintahan hingga Rumah Ibadah Tak Boleh Jadi Alat Politik Kekuasaan

Nasional
Gatot Nurmantyo: Indonesia Memiliki Modal untuk Menjadi Bangsa Besar

Gatot Nurmantyo: Indonesia Memiliki Modal untuk Menjadi Bangsa Besar

Nasional
Dewan Keamanan PBB akan Berkunjung ke Rakhine Pekan Depan

Dewan Keamanan PBB akan Berkunjung ke Rakhine Pekan Depan

Internasional
Jarang Singgung Selebriti di Twitter, Kali Ini Trump Sebut Kanye West

Jarang Singgung Selebriti di Twitter, Kali Ini Trump Sebut Kanye West

Internasional
Cerita Kopi Dunia asal Indonesia yang Akhirnya Masuk Warung Pinggir Jalan

Cerita Kopi Dunia asal Indonesia yang Akhirnya Masuk Warung Pinggir Jalan

BrandzView
KPAI Terima Pengaduan Orangtua dan Siswa yang Kesal dengan UNBK SMP/Sederajat

KPAI Terima Pengaduan Orangtua dan Siswa yang Kesal dengan UNBK SMP/Sederajat

Nasional
Kasus Zumi Zola, KPK Lakukan Penyitaan Dokumen Proyek dan Keuangan

Kasus Zumi Zola, KPK Lakukan Penyitaan Dokumen Proyek dan Keuangan

Nasional
Pengeboran Minyak yang Meledak di Aceh Timur Sudah Jadi Mata Pencarian Ribuan Warga

Pengeboran Minyak yang Meledak di Aceh Timur Sudah Jadi Mata Pencarian Ribuan Warga

Regional
Cemburu dan Marah di Balik Pembunuhan dengan Modus Menabrak di Tambora

Cemburu dan Marah di Balik Pembunuhan dengan Modus Menabrak di Tambora

Megapolitan
Cak Imin Anggap Isu Korupsi di Kemenakertrans 'Black Campaign'

Cak Imin Anggap Isu Korupsi di Kemenakertrans "Black Campaign"

Nasional
Berita Populer: Propaganda Korut, hingga Pelajar Rusia di Luar Negeri Diimbau Pulang

Berita Populer: Propaganda Korut, hingga Pelajar Rusia di Luar Negeri Diimbau Pulang

Internasional
Elektabilitas Masih Rendah, Cak Imin Anggap Itu Motivasi

Elektabilitas Masih Rendah, Cak Imin Anggap Itu Motivasi

Nasional

Close Ads X