Hidayat NW: Tak Masuk Akal Banjir Tak Teratasi

Kompas.com - 03/04/2012, 20:30 WIB
Penulis Imanuel More
|
EditorAloysius Gonsaga Angi Ebo

JAKARTA, KOMPAS.com - Calon Gubernur DKI Jakarta dari PKS Hidayat Nur Wahid mengaku heran dengan terus berulangnya luapan banjir dari aliran sungai yang melintasi Kota Jakarta dan sekitarnya. Menurutnya, ketidakmampuan melakukan langkah pencegahan dan penanggulangan tidak bisa dijadikan alasan.

"Sangat tidak masuk akal kalau masalah banjir tidak bisa diselesaikan. Ini bisa diselesaikan," kata Hidayat Nur Wahid di lokasi banjir Kompleks 79, Kemang Selatan 4, Jakarta Selatan, Selasa (3/4/2012).

Menurut mantan Ketua MPR itu, banjir yang melanda Ibukota bukan hal baru, sudah terjadi berulang-ulang. Apalagi, sudah banyak kajian dan solusi yang disampaikan.

"Banjir kan sudah berulang-ulang. Masalah atau penyebabnya juga sudah terukur. Jadi, seharusnya sudah bisa diatasi," kata Hidayat.

Selama ini, yang lebih aktif dalam menyelesaikan banjir justru warga yang tinggal di lokasi yang kerap dilanda luberan air. Hidayat menuturkan, warga kerap berinisiatif untuk berkumpul dan bermusyawarah bersama Ketua RT atau RW untuk mengatasi banjir.

"Tapi, kita tahu solusinya bukan di Pak RT karena dia tidak punya kewenangan untuk tentukan kebijakan," lanjut Hidayat yang hanya mengenakan sandal Crocs berwarna hitam dan terpaksa menggulung celanannya.

Hidayat lantas menuturkan perlunya segera menormalisasi aliran sungai dan membebaskan bantaran sungai sebagai salah satu solusi. Ia juga menganjurkan pembangunan rumah susun untuk memindahkan warga yang tinggal di bantaran kali.

"Tapi itu perlu dilakukan setelah berdialog dengan warga. Tidak boleh dengan penggusuran karena penggusuran hanya menyebabkan masalah baru," papar suami dr Diana itu.

Pasangan Didik J Rachbini dalam Pemilukada DKI Jakarta ini juga melihat perlunya mengalihkan air Sungai Ciliwung dari Bendungan Katulampa. Ia mengusulkan, pengalihan melalui sodetan atau melalui pipa-pipa air berdiameter besar. Air sungai selanjutnya bisa dialihkan ke situ-situ terdekat, atau ke proyek Kanal banjir.

Rumah Hidayat di Kemang ikut terendam banjir Kali Krukut sejak pukul 02 dini hari tadi. Sebelumnya, Hidayat bersama tim sempat mengunjungi beberapa lokasi banjir di Pondok Labu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.