Suwantji Sudah Lama Tinggal Sendirian

Kompas.com - 16/04/2012, 10:02 WIB
|
EditorMarcus Suprihadi

TANGERANG, KOMPAS.com- Suwantji Sisworahardjo (73), dosen Universitas Indonesia (UI) yang meninggal di rumahnya di Komplek Larangan Indah, Kecamatan Larangan, Minggu (15/4/2012) malam, diketahui sudah hampir 10 tahun tinggal sendirian di rumahnya.

"Saya tidak tahu persis berapa lama almarhumah tinggal di rumah ini. Almarhumah tidak menikah dan tinggal sendirian di rumah ini," kata Tiwi, salah satu keponakan menantu yang ditemui Kompas di rumah duka, Senin (16/4/2012).

Sebelum tinggal di Larangan, kata Tiwi, almarhumah tinggal di rumah ibunya (almarhum) di Kebalen, Jakarta Selatan. Saat ini, di rumah duka di Jalan Kalpataru Nomor 28, RT 05/ RW 07 sudah mulai berdatangan para pelayat baik dari pihak keluarga, tetangga, dan alumni FISIP UI.

Baca tentang


    Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Hasil Rapid Test Sementara Kota Tangerang, 26 Orang Positif Covid-19

    Hasil Rapid Test Sementara Kota Tangerang, 26 Orang Positif Covid-19

    Megapolitan
    Tuai Simpati, Aksi Emak-emak Berbagi Makanan untuk Mahasiswa Rantau UI Makin Banyak Pengikut

    Tuai Simpati, Aksi Emak-emak Berbagi Makanan untuk Mahasiswa Rantau UI Makin Banyak Pengikut

    Megapolitan
    Banjir Landa Perumahan Mustika Gandaria Bekasi

    Banjir Landa Perumahan Mustika Gandaria Bekasi

    Megapolitan
    Sepi Penumpang karena Covid-19, PO Bus AKAP Kurangi Armadanya

    Sepi Penumpang karena Covid-19, PO Bus AKAP Kurangi Armadanya

    Megapolitan
    Dalam Dua Pekan, Damkar Jakarta Timur Semprot Disinfektan di 731 Titik

    Dalam Dua Pekan, Damkar Jakarta Timur Semprot Disinfektan di 731 Titik

    Megapolitan
    Apartemen yang Disulap Jadi RS Khusus Pasien Covid-19 Mulai Beroperasi Jumat Ini

    Apartemen yang Disulap Jadi RS Khusus Pasien Covid-19 Mulai Beroperasi Jumat Ini

    Megapolitan
    Pasien Positif Covid-19 di RS Darurat Wisma Atlet Kemayoran Sebanyak 111 Orang

    Pasien Positif Covid-19 di RS Darurat Wisma Atlet Kemayoran Sebanyak 111 Orang

    Megapolitan
    Gratiskan Makanan untuk Penghuni Asrama UI, Emak-emak Ini Tak Berkeberatan Peminatnya Bertambah

    Gratiskan Makanan untuk Penghuni Asrama UI, Emak-emak Ini Tak Berkeberatan Peminatnya Bertambah

    Megapolitan
    Pasien Covid-19 di Jakarta Bertambah 322 Orang dalam Sepekan, Ini Rinciannya

    Pasien Covid-19 di Jakarta Bertambah 322 Orang dalam Sepekan, Ini Rinciannya

    Megapolitan
    Wakil Wali Kota Bekasi Ajak Warga Bantu Sesama yang Terdampak Covid-19

    Wakil Wali Kota Bekasi Ajak Warga Bantu Sesama yang Terdampak Covid-19

    Megapolitan
    Pemprov DKI Dapat Bantuan Sarung Tangan hingga Hand Sanitizer dari Masyarakat dan Swasta

    Pemprov DKI Dapat Bantuan Sarung Tangan hingga Hand Sanitizer dari Masyarakat dan Swasta

    Megapolitan
    Tingkat Kematian Akibat Covid-19 di Jakarta Capai 11 Persen

    Tingkat Kematian Akibat Covid-19 di Jakarta Capai 11 Persen

    Megapolitan
    Bus AKAP di Terminal Tanjung Priok Dikurangi untuk Cegah Covid-19

    Bus AKAP di Terminal Tanjung Priok Dikurangi untuk Cegah Covid-19

    Megapolitan
    Penumpang Bus Sempat Mencapai 1.000 pada Sabtu Lalu, Ini Kata Kepala Terminal Kalideres

    Penumpang Bus Sempat Mencapai 1.000 pada Sabtu Lalu, Ini Kata Kepala Terminal Kalideres

    Megapolitan
    Pemprov DKI Butuh Bantuan APD, Sarung Tangan, dan Masker untuk Tenaga Medis

    Pemprov DKI Butuh Bantuan APD, Sarung Tangan, dan Masker untuk Tenaga Medis

    Megapolitan
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X