Mulai Besok, Lawan Arus di Tol Semanggi-Cawang

Kompas.com - 30/04/2012, 11:44 WIB
EditorHertanto Soebijoto

JAKARTA, KOMPAS.com — Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya dan PT Jasa Marga berencana melakukan rekayasa lalu lintas tol dalam kota ruas Semanggi-Cawang mulai Selasa (1/5/2012) besok.

Satu dari tiga jalur di tol arah Semanggi menuju Cawang akan dipakai untuk arus kendaraan yang datang berlawanan, yaitu dari Cawang menuju Semanggi. Sistem lawan arus (contraflow) ini akan diberlakukan pada setiap hari kerja mulai pukul 06.00 hingga pukul 10.00.

Kepastian adanya pengambilan satu jalur untuk lawan arus tersebut disampaikan Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Dwi Sigit Nurmantyas dan Direktur Operasi PT Jasa Marga Hasanudin, Minggu (29/4/2012).

”Rekayasa lalu lintas ini agar kendaraan yang dari Cikampek-Jagorawi dan Tanjung Priok tidak tersendat. Contraflow-nya mulai dari depan Bukopin sampai dengan Gedung DPR,” kata Dwi Sigit.

Hasanudin memaparkan, kebijakan rekayasa lalu lintas ini diambil mengingat ruas tol dalam kota mulai dari Cawang sampai Kuningan mengalami kepadatan luar biasa.

Pada jam sibuk volume/kapasitas rasionya 1,4. Artinya, laju kendaraan sangat lamban. Adapun volume/kapasitas rasio arah sebaliknya, 0,67, atau arus bergerak lancar.

Kepadatan arus lalu lintas di ruas Cawang-Semanggi itu menyebabkan ekor antrean kendaraan mencapai gerbang Tol Cililitan bahkan kadang mencapai Tol Jagorawi.

Salah satu penyebabnya karena volume lalu lintas keluar Kuningan atau Tegal Parang sangat besar, sedangkan jalan di arteri terdapat penyempitan.

”Untuk mengurangi beban lalu lintas di ruas Cawang-Kuningan, kami akan memberlakukan contraflow atau lawan arus lalu lintas mulai dari Cawang sampai dengan menjelang Semanggi, pada pukul 06.00 sampai pukul 10.00 setiap hari kerja mulai 1 Mei ini,” jelasnya.

Sistem lawan arus ini dilakukan dengan mengambil satu jalur Semanggi-Cawang (Jalur B) untuk digunakan arus lalu lintas kendaraan yang menuju Semanggi (jalur A).

Saat sistem ini diberlakukan, kendaraan dari arah Cawang-Semanggi diarahkan masuk ke jalur lawan arus melalui bukaan di Km 3+050.

Kemudian, pengguna jalan memiliki dua opsi untuk masuk ke jalur normal (Jalur A) lagi melalui bukaan di Km 7+150 atau Km 8+600.

Hasanudin menambahkan, pemberlakuan sistem ini tidak selamanya, tetapi sampai pembangunan Jalan Tol JORR W2 Utara selesai seluruhnya. Setelah ruas tol JORR itu selesai, diharapkan volume lalu lintas tol dalam kota akan terbagi sebagian ke JORR. (RTS)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.