Video "Koboy Palmerah" Muncul di YouTube

Kompas.com - 01/05/2012, 15:29 WIB
|
EditorA. Wisnubrata

JAKARTA, KOMPAS.com — Sebuah video yang menggambarkan seorang pria melepaskan tembakan karena berselisih paham dengan seorang pengendara motor muncul di situs jejaring sosial YouTube, Selasa (1/5/2012). Video berdurasi 2 menit itu diunggah oleh akun bernama Unplugged The TV.

Dalam video berjudul "Koboy Palmerah" itu terlihat seorang pria mengacungkan senjatanya dan menembakkannya beberapa kali. Pria yang diduga pengemudi mobil berpelat nomor TNI itu juga tampak memukulkan semacam tongkat ke arah kepala pengendara motor.

Terlihat puluhan kendaraan bermotor roda empat dan roda dua berhenti memperhatikan dua orang pria yang sedang bertikai. Di antara kedua orang tersebut terdapat sebuah motor Vespa berwarna putih dan mobil Toyota Avanza dengan pelat nomor milik TNI.

Seorang pria berbadan lebih pendek, berambut cepak, serta mengenakan kemeja putih dan celana kargo berwarna krem tampak menghardik pria yang terlihat lebih muda. Pria yang dihardik itu masih mengenakan helm, menggunakan kaus warna biru dengan celana warna putih dan sepatu putih, juga berusaha menjawab hardikan.

Sebelumnya diberitakan, ada seorang pria yang melepaskan tembakan di depan kantor Kompas TV, Jalan Gelora 1, Tanah Abang, Jakarta Pusat, pada Senin (30/4/2012) pukul 14.00 WIB.

Salah seorang saksi mata, Andri, menuturkan, tembakan itu bermula saat mobil Toyota Avanza dengan pelat nomor milik TNI bersenggolan dengan sebuah sepeda motor. Pengendara sepeda motor itu berusaha mengingatkan sang pengendara mobil.

"Sepertinya yang oknum itu enggak terima dan langsung mengumbar tembakan sebanyak dua kali ke udara," ucap Andri, Senin, di Jakarta.

Ia menjelaskan bahwa akibat perselisihan antara dua pengendara itu, arus lalu lintas sedikit tersendat. "Semua kendaraan di sana langsung berhenti karena ada tembakan. Sementara warga enggak ada yang berani melerai karena takut," papar Andri.

Tak lama berselang, datang sebuah mobil sedan warna putih dengan atribut Polisi Militer.

"Dari mobil itu keluar dua anggota TNI berseragam warna hijau tua mendatangi orang yang nembak tadi, akhirnya berhasil dilerai," paparnya.

Peristiwa ini, aku Andri, berlangsung sekitar 20 menit sampai akhirnya dua anggota TNI itu pergi bersama sang pelaku penembakan.

"Yang menembak itu enggak pakai seragam, hanya pelat mobilnya Polisi Militer. Dia sendirian di dalam mobil itu sampai akhirnya datang dua anggota TNI," tandasnya.

Baca tentang


    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Libur Panjang, 41.984 Kendaraan Keluar Jakarta dari Tol Tangerang-Merak

    Libur Panjang, 41.984 Kendaraan Keluar Jakarta dari Tol Tangerang-Merak

    Megapolitan
    Pulang dari Luar Kota Setelah Libur Panjang, ASN di Bogor Wajib Swab Test dan Karantina Mandiri

    Pulang dari Luar Kota Setelah Libur Panjang, ASN di Bogor Wajib Swab Test dan Karantina Mandiri

    Megapolitan
    Hari Ketiga Operasi Zebra di Jakbar, Tidak ada Pengemudi yang Ditilang

    Hari Ketiga Operasi Zebra di Jakbar, Tidak ada Pengemudi yang Ditilang

    Megapolitan
    UPDATE Grafik 28 Oktober: Total 7.007 Kasus Covid-19 di Depok

    UPDATE Grafik 28 Oktober: Total 7.007 Kasus Covid-19 di Depok

    Megapolitan
    Bima Arya Imbau Warga dan ASN Bogor Tidak ke Luar Kota Selama Libur Panjang

    Bima Arya Imbau Warga dan ASN Bogor Tidak ke Luar Kota Selama Libur Panjang

    Megapolitan
    UPDATE 28 Oktober: Kasus Positif Bertambah 14 dan 2 Pasien Covid-19 Meninggal di Tangsel

    UPDATE 28 Oktober: Kasus Positif Bertambah 14 dan 2 Pasien Covid-19 Meninggal di Tangsel

    Megapolitan
    UPDATE 28 Oktober: Bertambah 844, Kasus Covid-19 di Jakarta Capai 103.552

    UPDATE 28 Oktober: Bertambah 844, Kasus Covid-19 di Jakarta Capai 103.552

    Megapolitan
    Tepergok saat Beraksi, Perampok Spesialis Rumah Kosong di Pademangan Diamuk Massa

    Tepergok saat Beraksi, Perampok Spesialis Rumah Kosong di Pademangan Diamuk Massa

    Megapolitan
    Kebakaran Indekos di Tambora Diduga karena Korsleting listrik

    Kebakaran Indekos di Tambora Diduga karena Korsleting listrik

    Megapolitan
    Dua Orang Diduga Copet Ditangkap di Tengah Unjuk Rasa

    Dua Orang Diduga Copet Ditangkap di Tengah Unjuk Rasa

    Megapolitan
    11 Pemuda Diamankan Saat Hendak Ikut Demo Omnibus Law, 2 dari Mereka Positif Narkoba

    11 Pemuda Diamankan Saat Hendak Ikut Demo Omnibus Law, 2 dari Mereka Positif Narkoba

    Megapolitan
    Pemkot Bogor Siapkan 3.000 Alat Rapid Tes untuk Wisatawan Selama Libur Panjang

    Pemkot Bogor Siapkan 3.000 Alat Rapid Tes untuk Wisatawan Selama Libur Panjang

    Megapolitan
    Dua Kali Kecelakaan Beruntun dalam Sehari di Tol Jakarta-Cikampek

    Dua Kali Kecelakaan Beruntun dalam Sehari di Tol Jakarta-Cikampek

    Megapolitan
    Akan Ikut Demo Tolak Omnibus Law, 11 Pemuda Diamankan Polres Jaksel

    Akan Ikut Demo Tolak Omnibus Law, 11 Pemuda Diamankan Polres Jaksel

    Megapolitan
    Diduga Mencopet Saat Demo, Remaja Ini Nangis Diciduk Polisii

    Diduga Mencopet Saat Demo, Remaja Ini Nangis Diciduk Polisii

    Megapolitan
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X