"Contra Flow" Juga Akan Diterapkan di Thamrin dan Pondok Indah

Kompas.com - 04/05/2012, 13:04 WIB
|
EditorHeru Margianto

JAKARTA, KOMPAS.com — Uji coba sistem lawan arus (contra flow) di tol dalam kota Cawang-Semanggi berjalan lancar dan mampu mengurai kemacetan yang terjadi pada jam-jam padat berangkat kerja. Sistem tersebut sedang dikaji untuk diterapkan di Jalan MH Thamrin dan Jalan Arteri Pondok Indah.

Demikian diungkapkan Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Dwi Sigit Nurmantyas, Jumat (4/5/2012), di Mapolda Metro Jaya. "Ada dua jalan arteri yang kini tengah disurvei untuk diterapkan contra flow, yaitu di Jalan MH Thamrin dan Jalan Sultan Iskandar Muda atau Arteri Pondok Indah," ujar Sigit.

Sistem itu nantinya akan diberlakukan di jam-jam tertentu. Pilihan atas dua jalan itu, kata Sigit, dilatarbelakangi oleh kepadatan luar biasa yang terjadi di sana. Sigit belum bisa memastikan kapan survei itu akan selesai.

"Ini belum tahu kapan diterapkan, yang jelas petugas kami sudah turun setiap hari untuk mensurvei jam berapa sistem satu arah ini bisa diberlakukan dan dari mana saja arahnya," ujar Sigit.

Pemberlakuan contra flow dinilai mampu mengurai kepadatan arus lalu lintas. Selain di ruas Cawang-Semanggi, sistem ini sudah dilakukan di ruas tol Kebon Jeruk-Tangerang. Sistem lawan arus tol dalam kota Cawang-Semanggi diterapkan mulai pekan lalu. Sementara ruas tol Kebon Jeruk-Tangerang sudah ditetapkan sepuluh tahun lalu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.