Pencarian Sukhoi Dilakukan di 30 Titik

Kompas.com - 10/05/2012, 04:01 WIB
|
EditorLaksono Hari W

BOGOR, KOMPAS.com — Sekitar 40 orang relawan dari Tagana, Polmas, dan mahasiswa, Kamis (10/5/2012) sekitar pukul 04.00 WIB, berada di posko pencarian pesawat Sukhoi Superjet 100 di Dodiklatpur Rindam Jaya di Desa Gunung Sari, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor, tepatnya di sebelah utara kaki Gunung Salak.

Di posko inilah seluruh kekuatan personel akan berkumpul pada pukul 08.00 dan memulai pencarian pesawat yang hilang kontak pada Rabu (9/5/2012) sore. Menurut Sekretaris Tagana Kabupaten Bogor, Dede Soleh, pihaknya akan disebar bersama para relawan, polisi, dan TNI ke 30 titik pencarian di bagian utara Gunung Salak.

"Pukul 08.00 kami ada untuk mengukur kekuatan personel. Setelah itu berangkat melakukan pencarian. Sejumlah tim fokus ke jalur menuju kawasan Kawah Ratu," ujarnya, Kamis subuh.

Gunung Salak berada di dua wilayah, yaitu sebelah utara Kabupaten Bogor dan bagian selatan di Kabupaten Sukabumi. Di sebelah selatan, tim berbeda akan melakukan pencarian dari posko Cidahu, Sukabumi. "Jadi kemungkinan ada dua titik evakuasi jika pesawat ditemukan, bisa di Posko Rindam di Bogor atau di Posko Cidahu, Sukabumi," kata Dede.

Medan pencarian pesawat Sukhoi di Gunung Salak dipastikan sangat berat karena vegetasi yang sangat lebat dengan kontur yang ekstrem. Kesulitan lainnya adalah faktor cuaca yang buruk berupa kabut dan hujan yang sering terjadi di gunung tersebut.

Baca tentang


    Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    UPDATE 14 Agutstus: Bertambah 11, Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Kini Ada 678

    UPDATE 14 Agutstus: Bertambah 11, Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Kini Ada 678

    Megapolitan
    Selain Bom Molotov, Polisi Sita Bendera Anarko dari Gerombolan yang Ingin Susupi Demo di DPR

    Selain Bom Molotov, Polisi Sita Bendera Anarko dari Gerombolan yang Ingin Susupi Demo di DPR

    Megapolitan
    Alun-alun Bekasi Menyimpan Kisah Tuntutan Rakyat Pisahkan Diri dari Batavia

    Alun-alun Bekasi Menyimpan Kisah Tuntutan Rakyat Pisahkan Diri dari Batavia

    Megapolitan
    Diizinkan Kemendikbud, Puluhan Sekolah di Kabupaten Bekasi Akan Gelar KBM Tatap Muka

    Diizinkan Kemendikbud, Puluhan Sekolah di Kabupaten Bekasi Akan Gelar KBM Tatap Muka

    Megapolitan
    Diduga Penyusup, Ratusan Orang Ditangkap Polisi Saat Ingin Gabung Demo di Depan DPR

    Diduga Penyusup, Ratusan Orang Ditangkap Polisi Saat Ingin Gabung Demo di Depan DPR

    Megapolitan
    UPDATE 14 Agustus: Bertambah 10 Kasus Positif Covid-19 dan 17 Pasien Sembuh di Tangsel

    UPDATE 14 Agustus: Bertambah 10 Kasus Positif Covid-19 dan 17 Pasien Sembuh di Tangsel

    Megapolitan
    Dapat Rekomendasi PKS di Pilkada Tangsel, Azizah-Ruhamaben Bakal Lebih Gencar Cari Dukungan

    Dapat Rekomendasi PKS di Pilkada Tangsel, Azizah-Ruhamaben Bakal Lebih Gencar Cari Dukungan

    Megapolitan
    2 Cara Tebus SIM di Kejaksaan yang Tak Perlu Antre, Bahkan SIM Dikirim ke Rumah

    2 Cara Tebus SIM di Kejaksaan yang Tak Perlu Antre, Bahkan SIM Dikirim ke Rumah

    Megapolitan
    Anies Lantik Kepala Badan Pendapatan Daerah dan Kepala Biro Kerjasama Daerah yang Baru

    Anies Lantik Kepala Badan Pendapatan Daerah dan Kepala Biro Kerjasama Daerah yang Baru

    Megapolitan
    Pemuda 19 Tahun Tewas Tertabrak Kereta di Menteng, Tinggalkan Sepucuk Surat Wasiat

    Pemuda 19 Tahun Tewas Tertabrak Kereta di Menteng, Tinggalkan Sepucuk Surat Wasiat

    Megapolitan
    Susul Demokrat, PKS Resmi Dukung Azizah Ma'ruf-Ruhamaben di Pilkada Tangsel

    Susul Demokrat, PKS Resmi Dukung Azizah Ma'ruf-Ruhamaben di Pilkada Tangsel

    Megapolitan
    11.000 Warga Antre di Kejari Jakbar, Pelayanan Dibatasi karena Khawatir Covid-19

    11.000 Warga Antre di Kejari Jakbar, Pelayanan Dibatasi karena Khawatir Covid-19

    Megapolitan
    Cerita di Balik Monumen Kali Bekasi, tentang Pembantaian Tentara Jepang dan Sungai yang Memerah

    Cerita di Balik Monumen Kali Bekasi, tentang Pembantaian Tentara Jepang dan Sungai yang Memerah

    Megapolitan
    BKD Depok Telah Pakai Rp 90 M untuk Tangani Covid-19

    BKD Depok Telah Pakai Rp 90 M untuk Tangani Covid-19

    Megapolitan
    Ada Panjat Pinang Virtual di #PestaSatu7an dari Grab, Ikut Yuk

    Ada Panjat Pinang Virtual di #PestaSatu7an dari Grab, Ikut Yuk

    Megapolitan
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X