Personel Posko Cidahu Digeser ke Cijeruk

Kompas.com - 10/05/2012, 12:23 WIB
Penulis Antony Lee
|
EditorRobert Adhi Ksp

SUKABUMI, KOMPAS.com — Ratusan personel gabungan yang bertugas menyisir lokasi yang diduga menjadi tempat jatuhnya pesawat Sukhoi Superjet 100 di Cidahu, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, digeser ke Cijeruk, Kabupaten Bogor, Kamis (10/5/2012). Tempat ini diduga menjadi lokasi jatuhnya pesawat tersebut, berdasarkan pantauan udara.

Tim yang sudah sempat berjalan kaki menyusuri jalan dari Javana Spa menuju Kawah Ratu akhirnya kembali ke posko di Cidahu, setelah berjalan sekitar 1,5 jam dan mencapai helipad sebelum Kawah Ratu. Mereka kembali untuk membantu evakuasi di Cijeruk.

Di posko Cidahu saat ini hanya tinggal sejumlah kecil personel TNI, Polri, dan Basarnas. Namun, tim Basarnas yang tersisa juga akan ditarik ke Cijeruk. Ketua SAR Jakarta Ketut Parwa juga sudah bergeser posisi.

Baca tentang


    Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    UPDATE 9 Juli: Bertambah 10 Kasus, Total 298 Kasus Positif di Kabupaten Bekasi

    UPDATE 9 Juli: Bertambah 10 Kasus, Total 298 Kasus Positif di Kabupaten Bekasi

    Megapolitan
    Curi 46 Motor, Dua Residivis Ditangkap Lagi di Depok

    Curi 46 Motor, Dua Residivis Ditangkap Lagi di Depok

    Megapolitan
    Penerbangan Meningkat, Lion Air Pekerjaan Kembali 2.600 Karyawan

    Penerbangan Meningkat, Lion Air Pekerjaan Kembali 2.600 Karyawan

    Megapolitan
    UPDATE 8 Juli: Tambah 10 Kasus Covid-19 di Kota Bekasi, 16 Pasien Masih Dirawat

    UPDATE 8 Juli: Tambah 10 Kasus Covid-19 di Kota Bekasi, 16 Pasien Masih Dirawat

    Megapolitan
    Gempa Lebak Tempo Hari dan Pelajaran buat Jakarta

    Gempa Lebak Tempo Hari dan Pelajaran buat Jakarta

    Megapolitan
    Ojek Online Resmi Diizinkan Angkut Penumpang di Bekasi, Ini Protokol yang Wajib Dipatuhi

    Ojek Online Resmi Diizinkan Angkut Penumpang di Bekasi, Ini Protokol yang Wajib Dipatuhi

    Megapolitan
    Bertambah 344 Kasus Covid-19 di Jakarta, Lonjakan Tertinggi Sejak Kasus Perdana

    Bertambah 344 Kasus Covid-19 di Jakarta, Lonjakan Tertinggi Sejak Kasus Perdana

    Megapolitan
    5 Fakta Persidangan Kasus Pembobolan Rekening Ilham BIntang

    5 Fakta Persidangan Kasus Pembobolan Rekening Ilham BIntang

    Megapolitan
    Lebih Aman dan Nyaman Jalani Masa Transisi dengan Protokol J3K dari Gojek

    Lebih Aman dan Nyaman Jalani Masa Transisi dengan Protokol J3K dari Gojek

    BrandzView
    5 Fakta Aksi Perusakan dan Penganiayaan oleh Anggota PPSU, Berawal dari Karaoke

    5 Fakta Aksi Perusakan dan Penganiayaan oleh Anggota PPSU, Berawal dari Karaoke

    Megapolitan
    Perempuan Lompat dari Lantai 13 Hotel, Polisi: Info Keluarga Tidak Ada Masalah

    Perempuan Lompat dari Lantai 13 Hotel, Polisi: Info Keluarga Tidak Ada Masalah

    Megapolitan
    UPDATE Grafik 8 Juli Depok: 10 Kasus Baru Covid-19

    UPDATE Grafik 8 Juli Depok: 10 Kasus Baru Covid-19

    Megapolitan
    Tak Lolos PPDB Jakarta, Pelajar Peraih Ratusan Penghargaan Akhirnya Putus Sekolah

    Tak Lolos PPDB Jakarta, Pelajar Peraih Ratusan Penghargaan Akhirnya Putus Sekolah

    Megapolitan
    Prakiraan Cuaca BMKG Kamis: Hujan Guyur Bekasi Siang dan Sebagian Jakarta Malam Nanti

    Prakiraan Cuaca BMKG Kamis: Hujan Guyur Bekasi Siang dan Sebagian Jakarta Malam Nanti

    Megapolitan
    Menyantap Bubur Ayam Barito untuk Kali Pertama di Masa Pandemi Covid-19

    Menyantap Bubur Ayam Barito untuk Kali Pertama di Masa Pandemi Covid-19

    Megapolitan
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X