Tim Forensik Rusia Mulai Bekerja - Kompas.com

Tim Forensik Rusia Mulai Bekerja

Kompas.com - 13/05/2012, 09:48 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Hari Minggu (13/5/2012) ini, tim forensik dari Rusia mulai bekerja sama dengan tim Indonesia. Mereka akan sama-sama terlibat dalam proses identifikasi korban kecelakaan pesawat Sukhoi Superjet 100.

Mengawali kerjanya, saat ini mereka sedang melakukan koordinasi dengan tim identifikasi Indonesia yang tergabung dalam Disaster Victim Identification. "Saat ini kami sedang bertemu mereka. Kami masih berbincang," tutur Direktur Rumah Sakit Polri Sukanto, Jakarta Timur Brigadir Jenderal Polisi Agus Prayitno, kepada Kompas.

Tim forensik Rusia sebelumnya meninjau RS Polri pada hari Sabtu (12/5/2012) malam. Mereka berjumlah lima orang, seorang di antaranya ahli DNA.

Selain dari Polri, tim identifikasi yang sudah ada berasal dari Universitas Indonesia, Universitas Gadjah Mada, Universitas Airlangga, Universitas Padjajaran, lembaga Eijkman, dan tim forensik RSUD Banten.

Dalam proses identifikasi kali ini ahli DNA menjadi ujung tombak. Sebab kondisi korban kecelakaan sebagian sudah tercerai dari bagian tubuh lain. Identifikasi dengan melibatkan ahli DNA diperlukan untuk mencapai hasil presisi.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
    EditorRobert Adhi Ksp

    Terkini Lainnya

    Seluruh Caleg Petahana DPR dari Parpol Pengusung Prabowo-Sandiaga Jadi Jurkamnas

    Seluruh Caleg Petahana DPR dari Parpol Pengusung Prabowo-Sandiaga Jadi Jurkamnas

    Nasional
    Aksi Vandalisme yang Menyasar Gerbong KRL dan MRT...

    Aksi Vandalisme yang Menyasar Gerbong KRL dan MRT...

    Megapolitan
    Nasib Malang Pengemudi KIA: Mogok, Ditabrak Fortuner, dan Mobilnya Terbakar

    Nasib Malang Pengemudi KIA: Mogok, Ditabrak Fortuner, dan Mobilnya Terbakar

    Regional
    Jokowi Sampaikan Belasungkawa Atas Meninggalnya Presiden Vietnam

    Jokowi Sampaikan Belasungkawa Atas Meninggalnya Presiden Vietnam

    Nasional
    Kisah Pilu Orangtua yang Terpaksa Pulangkan Balitanya yang Masih Dirawat karena Tak Punya Biaya Berobat

    Kisah Pilu Orangtua yang Terpaksa Pulangkan Balitanya yang Masih Dirawat karena Tak Punya Biaya Berobat

    Regional
    Ini Daftar Sementara Tim Juru Bicara Pasangan Prabowo-Sandiaga

    Ini Daftar Sementara Tim Juru Bicara Pasangan Prabowo-Sandiaga

    Nasional
    Kisah Mat Kanon, Penari Kepercayaan Bung Karno

    Kisah Mat Kanon, Penari Kepercayaan Bung Karno

    Regional
    Ini Deretan Peralatan Militer yang Dibeli China dari Rusia

    Ini Deretan Peralatan Militer yang Dibeli China dari Rusia

    Internasional
    Dedi Mulyadi Siap Pimpin Demo bersama Honorer di Jakarta

    Dedi Mulyadi Siap Pimpin Demo bersama Honorer di Jakarta

    Regional
    Sempat Dicoret, 3 Caleg Eks Koruptor di Jateng Akhirnya Masuk DCT

    Sempat Dicoret, 3 Caleg Eks Koruptor di Jateng Akhirnya Masuk DCT

    Regional
    4 Fakta di Balik Pendaki Diperkosa di Gunung Singgalang, Sperma di Celana Dalam hingga Pengakuan Pelaku

    4 Fakta di Balik Pendaki Diperkosa di Gunung Singgalang, Sperma di Celana Dalam hingga Pengakuan Pelaku

    Regional
    Spanyol Siap Akui Palestina sebagai Negara Merdeka

    Spanyol Siap Akui Palestina sebagai Negara Merdeka

    Internasional
    Khofifah, Emil, Kiai Asep, dan Dahlan Iskan Batal Masuk Timses Jokowi

    Khofifah, Emil, Kiai Asep, dan Dahlan Iskan Batal Masuk Timses Jokowi

    Regional
    Rahmat Effendi Bersyukur Ridwan Kamil akan Tata Kalimalang

    Rahmat Effendi Bersyukur Ridwan Kamil akan Tata Kalimalang

    Megapolitan
    Protes Pencemaran, Warga Tumpahkan 1 Kontainer Limbah Industri Kulit ke Jalan

    Protes Pencemaran, Warga Tumpahkan 1 Kontainer Limbah Industri Kulit ke Jalan

    Regional
    Close Ads X