Peneliti DNA Rusia Siap Identifikasi Korban Sukhoi

Kompas.com - 17/05/2012, 13:38 WIB
|
EditorHertanto Soebijoto

JAKARTA, KOMPAS.com - Peneliti DNA Rusia Profesor Pavlov Ivanov telah mendatangi Rumah Sakit Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, Kamis (17/5/2012). Ia akan membantu tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri untuk mengidentifikasi sekitar 30 kantung jenazah yang berisi potongan tubuh korban kecelakaan pesawat Sukhoi Superjet 100.

"Semalam (Rabu malam) Prof Ivanov sudah tiba di Jakarta. Doakan supaya semakin cepat pekerjaan kami sehingga proses pemeriksaan DNA ini akan dapat lebih cepat selesai juga," kata Kepala Pusat Kedokteran dan Kesehatan Polri, Brigadir Jenderal Mussadeq Ishak di Jakarta.

Meski dibantu oleh peneliti DNA tersebut, Mussadeq tidak dapat memastikan bahwa proses identifikasi akan berjalan lebih cepat dari yang dijadwalkan. Tim DVI sendiri pernah menyatakan bahwa proses identifikasi akan memakan waktu dua minggu.

"Kemarin orang Rusia juga bilang dua minggu. Ahli patologi Rusia sudah bilang begitu, jadi kami perkirakan waktunya sama saja," kata Mussadeq.

Sementara itu, saat diwawancarai Profesor Ivanov mengatakan, dia siap untuk membantu identifikasi DNA korban kecelakaan pesawat Sukhoi tersebut. "Indonesia adalah negara yang bagus, tapi itu bukan alasan saya untuk berada di sini. Saya datang ke sini untuk membantu permasalahan yang terjadi," kata Ivanov singkat.

Baca tentang


    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Diterjang Angin Puting Beliung, Fasilitas Gedung Kesenian Kota Bekasi Rusak

    Diterjang Angin Puting Beliung, Fasilitas Gedung Kesenian Kota Bekasi Rusak

    Megapolitan
    Dirampok di JPO Cilandak Timur, Seorang Ibu Dipukul oleh Perampok

    Dirampok di JPO Cilandak Timur, Seorang Ibu Dipukul oleh Perampok

    Megapolitan
    Pelaku Mengaku Ingin Kuasai Uang PSK Rp 1,8 Juta, Polisi Anggap Alasannya Janggal

    Pelaku Mengaku Ingin Kuasai Uang PSK Rp 1,8 Juta, Polisi Anggap Alasannya Janggal

    Megapolitan
    Libur Panjang, Pemesanan Tiket untuk Keberangkatan di 3 Stasiun di Jakarta Naik 3 Kali Lipat

    Libur Panjang, Pemesanan Tiket untuk Keberangkatan di 3 Stasiun di Jakarta Naik 3 Kali Lipat

    Megapolitan
    Sebelum Foto Hamil, Rahayu Saraswati Pernah Merasa Dilecehkan Lewat Postingan Paha Mulus

    Sebelum Foto Hamil, Rahayu Saraswati Pernah Merasa Dilecehkan Lewat Postingan Paha Mulus

    Megapolitan
    Polisi Duga Kasus Pembunuhan PSK di Bekasi Sudah Terencana

    Polisi Duga Kasus Pembunuhan PSK di Bekasi Sudah Terencana

    Megapolitan
    Petugas PPSU Ciduk Perampok yang Kabur Setelah Jambret Seorang Ibu di JPO

    Petugas PPSU Ciduk Perampok yang Kabur Setelah Jambret Seorang Ibu di JPO

    Megapolitan
    Anggota Marinir Nyaris Jadi Korban Penjambretan Saat Bersepeda di Sekitar Monas

    Anggota Marinir Nyaris Jadi Korban Penjambretan Saat Bersepeda di Sekitar Monas

    Megapolitan
    Hujan dan Angin Kencang di Depok Senin Sore, 2 Pohon di Permukiman Warga Tumbang

    Hujan dan Angin Kencang di Depok Senin Sore, 2 Pohon di Permukiman Warga Tumbang

    Megapolitan
    Pemilik Panti Pijat Positif Covid-19 yang Kabur Tak Ditemukan di Rumahnya

    Pemilik Panti Pijat Positif Covid-19 yang Kabur Tak Ditemukan di Rumahnya

    Megapolitan
    Cegah Banjir, Pembuatan Bendungan Waduk di Cilincing Dikebut Satu Bulan

    Cegah Banjir, Pembuatan Bendungan Waduk di Cilincing Dikebut Satu Bulan

    Megapolitan
    Pemkot Bekasi Akan Bantu Perbaiki 186 Rumah yang Rusak Diterjang Angin Puting Beliung

    Pemkot Bekasi Akan Bantu Perbaiki 186 Rumah yang Rusak Diterjang Angin Puting Beliung

    Megapolitan
    UPDATE 26 Oktober: Bertambah 12, Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Jadi 2.070

    UPDATE 26 Oktober: Bertambah 12, Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Jadi 2.070

    Megapolitan
    PSBB Bogor, Depok, Bekasi Diperpanjang hingga 25 November 2020

    PSBB Bogor, Depok, Bekasi Diperpanjang hingga 25 November 2020

    Megapolitan
    Banjir Akibat Hujan Lebat, Jalan Raya Jambore Cibubur Ditutup Sementara

    Banjir Akibat Hujan Lebat, Jalan Raya Jambore Cibubur Ditutup Sementara

    Megapolitan
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X