5 Perumahan Rawan Banjir Ditata Jadi Kampung Hijau

Kompas.com - 17/05/2012, 21:28 WIB

TANGERANG, KOMPAS.com - Lima kompleks perumahan rawan banjir di Kota Tangerang, akan ditata menjadi Kampung Hijau. Program ini akan berlangsung selama tiga bulan di Perumahan Pinang Griya, Cileduk Indah I, Pondok Surya, Griya Kencana I, dan Griya Cileduk.

Dalam program ini warga wajib mengelola sampah, membuat pertanian produktif, dan mengelola air secara bijaksana.

Sosialisasi program Kampung Hijau ini dilakukan Ade Rusmana dari konsultan Badan Lingkungan Hidup Kota Tangerang di RT 003/06 Perumahan Pinang Griya, Kota Tangerang, Kamis (17/5/2012) ini.

"Langkah ini diambil sebagai upaya menanggulangi banjir dan penghijauan, atas kawasan yang menjadi langganan banjir ini," jelas  Rusmana.


Setelah lima lokasi itu, kata Rusmana, sesuai permintaan warga program tersebut akan dikembangkan di perumahan Cileduk Indah II (Ciledug), Komplek Barata (Karang Tengah), dan Benua Indah (Karawaci).

Ade mengatakan, pelaksanaan program ini bukan masalah yang gampang. "Program ini sangat baik dalam menanggulangi banjir sekaligus menjadikan kawasan tersebut daerah hijau. Akan tetapi, dalam pelaksanaannya akan sulit, karena semuanya terpulang kepada kemauan dan tekad dari warga setempat. Apakah warga ingin lingkungannya menjadi hijau dan sehat?" kata Ade.

Untuk menanggulangi banjir, Ade berharap, warga harus mengelola sampahnya sendiri dan mengendalikan sampah di sungai.

 



EditorAgus Mulyadi

Terkini Lainnya

Karangan Bunga Dukacita Kerusuhan 22 Mei Bersandar di Wahid Hasyim

Karangan Bunga Dukacita Kerusuhan 22 Mei Bersandar di Wahid Hasyim

Megapolitan
Pascakerusuhan, Pusat Perbelanjaan Sarinah Sudah Buka Hari Ini

Pascakerusuhan, Pusat Perbelanjaan Sarinah Sudah Buka Hari Ini

Megapolitan
Fotonya Dipakai dan Disebut Tewas dalam Kerusuhan 22 Mei, Perempuan Ini Lapor Polisi

Fotonya Dipakai dan Disebut Tewas dalam Kerusuhan 22 Mei, Perempuan Ini Lapor Polisi

Megapolitan
Gelar Hardolnas, Kitabisa.com Libatkan 200 'Influencer'

Gelar Hardolnas, Kitabisa.com Libatkan 200 "Influencer"

Megapolitan
FPI Ajukan Penangguhan Penahanan bagi Warga yang Ikut-ikutan dalam Kerusuhan 22 Mei

FPI Ajukan Penangguhan Penahanan bagi Warga yang Ikut-ikutan dalam Kerusuhan 22 Mei

Megapolitan
Sejumlah Ruas Jalan Protokol Masih Ditutup Hari Ini

Sejumlah Ruas Jalan Protokol Masih Ditutup Hari Ini

Megapolitan
Sabtu Pagi, Ini Rute Transjakarta yang Tak Beroperasi dan Dialihkan

Sabtu Pagi, Ini Rute Transjakarta yang Tak Beroperasi dan Dialihkan

Megapolitan
Viral Video Pria Dipukuli Aparat, Begini Penjelasan Polri

Viral Video Pria Dipukuli Aparat, Begini Penjelasan Polri

Megapolitan
Klarifikasi Sopir dan Perusahaan Pemilik Ambulans Berlogo Gerindra...

Klarifikasi Sopir dan Perusahaan Pemilik Ambulans Berlogo Gerindra...

Megapolitan
Amien Rais Membantah, 'People Power' Terkait Upaya Menjatuhkan Presiden...

Amien Rais Membantah, "People Power" Terkait Upaya Menjatuhkan Presiden...

Megapolitan
[POPULER MEGAPOLITAN] Pengakuan Sopir Ambulans Gerindra | Anggota TGUPP Jadi Pengacara Prabowo | Amien Rais Diperiksa Polisi

[POPULER MEGAPOLITAN] Pengakuan Sopir Ambulans Gerindra | Anggota TGUPP Jadi Pengacara Prabowo | Amien Rais Diperiksa Polisi

Megapolitan
Kisah Pilu Pedagang Korban Rusuh 22 Mei Berujung Undangan ke Istana

Kisah Pilu Pedagang Korban Rusuh 22 Mei Berujung Undangan ke Istana

Megapolitan
Pemilik Warung Korban Penjarahan 22 Mei Tak Menyangka Bertemu Presiden Jokowi

Pemilik Warung Korban Penjarahan 22 Mei Tak Menyangka Bertemu Presiden Jokowi

Megapolitan
Pedagang Kopi Starling yang Untung 3 Kali Lipat Saat 22 Mei: Mending Dapat seperti Biasa daripada Ribut Begini...

Pedagang Kopi Starling yang Untung 3 Kali Lipat Saat 22 Mei: Mending Dapat seperti Biasa daripada Ribut Begini...

Megapolitan
Cerita Emak-emak Pendukung Prabowo-Sandiaga Setia hingga Tengah Malam di MK

Cerita Emak-emak Pendukung Prabowo-Sandiaga Setia hingga Tengah Malam di MK

Megapolitan

Close Ads X