Koperasi Langit Biru Kumpulkan Dana Investasi Rp 6 Triliun

Kompas.com - 06/06/2012, 15:23 WIB
|
EditorHertanto Soebijoto

JAKARTA, KOMPAS.com - Koperasi Langit Biru (KLB) kini menjadi bulan-bulanan kekesalan masyarakat. Pasalnya, koperasi yang didirikan pada bulan Januari 2011 itu diduga membawa kabur uang investasi anggotanya yang mencapai Rp 6 triliun.

"Total investasi yang dihimpun KLB ini mencapai Rp 6 triliun. Ini berdasarkan keterangan Manajer Keuangan KLB, Zulkifli," ungkap Kasat Reskrim Polres Tangerang Kabupaten, Komisaris Shinto Silitonga, Rabu (6/6/2012), di Mapolda Metro Jaya.

Total dana senilai Rp 6 triliun itu merupakan total dana yang berhasil dihimpun hingga bulan Oktober 2011 dari sekitar 125.000 anggotanya. Pihak KLB, kata Shinto, juga sempat mengungkapkan kepada para investor bahwa uang itu akan diputar untuk bisnis KLB di Tulung Agung, Jawa Timur.

"Tetapi, bisnis itu hanya belanja. Sama sekali tidak menghasilkan keuntungan atau profit untuk diberikan ke para anggota atau investor. Dan aliran dana yang di Tulung Agung juga tidak tercatat di laporan Zulkifli," papar Shinto.

Alhasil, untuk memberikan bonus-bonus investasi kepada investor, KLB terpaksa gali lubang tutup lubang. Artinya, bonus investor hanya didapat dari setoran investor baru yang masuk ke KLB. Hal ini berlangsung terus secara normal sampai akhirnya pada bulan Januari 2012, aliran bonus dan produk seperti daging dan bahan sembako macet.

Aparat kepolisian masih belum bisa mengetahui berapa total kerugian seluruhnya dari para investor yang tidak lagi diberikan bonus. Namun, untuk sementara, polisi berpegangan pada laporan polisi yang dibuat oleh empat orang investor KLB yang mengaku telah menyetorkan Rp 104 juta namun macet di tengah jalan. Jumlah kerugiaan diperkirakan lebih besar lantaran anggotanya yang mencapai ratusan ribu.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X