Keuntungan yang Ditawarkan Koperasi Langit Biru Tak Masuk Akal

Kompas.com - 06/06/2012, 16:45 WIB
|
EditorAloysius Gonsaga Angi Ebo

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Rikwanto mengatakan, iming-iming keuntungan investasi hingga 10 persen yang ditawarkan Koperasi Langit Biru (KLB) tidak masuk akal. Apalagi, KLB menjanjikan keuntungan hingga 30-40 persen, tergantung jenis paket yang diinginkan nasabah.

"Di bank saja nggak sampai 0,8 persen. Logikanya masuk nggak," kata Rikwanto di ruang kerjanya, Rabu (6/6/2012).

Saat ini KLB dilaporkan para nasabahnya karena tuduhan penipuan. Koperasi yang berdiri pada bulan Januari 2011 ini siang tadi diserbu para nasabah dan sponsor dengan membongkar paksa brangkas. Ternyata brangkas kosong.

"Brangkas yang dibobol itu belum tentu pernah diisi uang, jangan-jangan hanya sekadar untuk menyakinkan nasabah," ujar Rikwanto.

Kejanggalan di koperasi itu diawali dari 4 laporan nasabah yang merasa dirugikan. Kemudian Polres Tangerang Kabupaten membuka posko pengaduan.

"Jadi sudah ada laporan yang diterima polisi dalam kaitan kerugian akibat koperasi investasi itu," ujar Rikwanto, Selasa (5/6/2012), kemarin.

Atas dasar laporan itu, jelas Rikwanto, Polres Tangerang Kabupaten melakukan penyitaan barang-barang yang ada di koperasi. Selain itu, juga mengamankan dan menyelidiki bagaimana kegiatan koperasi yang berlokasi di Perum Bukit Cikasungka Blok ADF No. 2,3,4, Desa Cikasungka Kec.Solear Kabupaten, Tangerang itu.

Kasatreskrim Polres Tangerang Kabupaten Kompol Shinto Silitonga, mengatakan bos KLB, Jaya Komara, belum ditemukan. Namun aparat mengimbau agar yang bersangkutan menyerahkan diri.

Saat ini aparat masih melakukan proses penyelidikan, termasuk mengenai bentuk koperasi secara keseluruhan. "Bukan perkara mudah bagi kami karena mereka tidak melibatkan lembaga keuangan," kata Shinto Silitonga.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X