Narkoba Rp 1,1 Triliun Dimusnahkan, 20.405.530 Jiwa Selamat

Kompas.com - 05/07/2012, 11:52 WIB
|
EditorHertanto Soebijoto

JAKARTA, KOMPAS.com - Barang bukti narkoba senilai Rp 1,1 triliun yang disita Polda Metro Jaya dari ratusan kasus kejahatan narkoba di Wilayah Ibu kota, dimusnahkan di area pemusnahan dan dokumen kawasan Angkasa Pura Bandara Soekarno-Hatta, Tanggerang, Banten, Kamis (5/7/2012) pagi .

Total barang haram tersebut merupakan hasil pengungkapan kasus narkoba yang ditangani petugas setempat dari bulan Mei sampai dengan Juni 2012. Narkoba yang dimusnahkan tersebut terdiri dari berbagai jenis, yakni :
- Sabu : 362,525 kg
- Ekstasi : 1.053.531 butir
- Ganja : 118,27 kg
- Heroin 194,05 gram
- Kokain : 1,203 gram
- Happy Five : 26.930 butir.

Barang bukti tersebut jika dikonversi senilai Rp 1,1 triliun. Dengan dimusnahkannya barang haram tersebut dapat menyelamatkan sekitar 20.405.530 jiwa.

"Mengenai narkoba jenis sabu, ekstasi, dan heroin berasal dari sindikat internasional narkotika (Meksico, Iran, Belanda, China, Thailand, Myanmar, Malaysia, dan Indonesia). Sedangkan jenis daun ganja kering berasal dari sindikat nasional narkotika lintas Aceh, Medan dan Jakarta. Daun ganja tersebut berasal dari Aceh," kata Kapolda Metro Jaya, Irjen Untung S Rajab.

Acara pemusnahan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolda Metro Jaya Irjen Untung S Rajab dan dihadiri sejumlah anggota BNN, Pangdam Jaya, Pemerintah Provinsi DKI dan segenap jajaran Polda Metro Jaya beserta jajaran Polrestro di wilayah Ibu Kota.

Menurut pantauan Kompas.com, selain jajaran pihak terkait, acara tersebut juga dihadiri oleh sejumlah artis seperti Doyok, Tarzan, Renny Jayusman dan Eko yang memaparkan seputar pengalaman mereka di dunia narkoba. Terdapat satu panggung dengan riasan tenda yang sangat meriah dalam meniringi pemusnahan barang haram tersebut.

Pemusnahan dilaksanakan dengan cara menggunakan alat insinerator yang bersuhu sangat tinggi, sehingga barang bukti tersebut benar-benar habis terbakar dan tidak menimbulkan efek negatif terhadap masyarakat sekitar.

Kombes Nugroho Direktur Narkoba Polda Metro mengatakan, maksud pemusnahan narkoba ini guna menunjukan pelaksanaan tugas Polri yang transparan. Selain itum untuk menumbuhkan kepercayaan masyarakat bahwa tidak ada barang bukti yang disimpan atau disalahgunakan oleh Kepolisan Republik Indonesia.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.