Perampok Kembali Incar Rumah Warga

Kompas.com - 09/07/2012, 02:59 WIB
Editor

Jakarta, Kompas - Perampokan dan pencurian terus mewarnai kehidupan masyarakat Jakarta dan sekitarnya. Minggu (8/7) pagi kemarin perampokan terjadi di rumah Yuke, di Kemang, Jakarta Selatan. Selain minimarket, kini perampok menyasar rumah warga bahkan kantor pemerintah.

Kepala Polsek Mampang Komisaris Sismono mengatakan, pihaknya belum mendata total kerugian yang dialami korban. ”Sampai sekarang pemilik rumah dan keluarganya masih liburan di Bali. Jadi, data rinci kerugian korban belum dapat didata,” katanya, Minggu siang.

Perampokan di rumah Yuke Susilo, di Jalan Kemang Dalam II, Kelurahan Bangka, Kecamatan Mampang, Jakarta Selatan, terjadi Minggu sekitar pukul 02.30. Kesaksian Zainul Arifin dan Paimo, pekerja rumah tangga di rumah itu, empat perampok masuk ke rumah itu. Namun, keduanya tidak tahu dengan kendaraan apa para perampok itu datang.

”Kedua saksi tahunya para pelaku sudah di dalam rumah dan melumpuhkan mereka. Salah satu saksi korban keningnya dipukul dengan gagang pisau hingga luka, bukan ditusuk dengan pisau,” tutur Sismono.

Perampok masuk ke rumah korban dengan merusak kunci pintu samping garasi diduga menggunakan linggis. Saat masuk ke rumah, mereka melumpuhkan Zainul dan Paimo. Keduanya dibekap mulut dan diikat kaki tangannya dengan plakban.

Pelaku lalu mengacak setiap kamar untuk mencari barang berharga. Belum jelas barang apa saja yang dijarah perampok karena Zainul dan Paimo tidak tahu apa saja harta milik majikannya. ”Yang pasti, telepon seluler milik Zainul dan Paimo dirampas pelaku,” ujar Sismono.

Saat olah tempat kejadian perkara, polisi menemukan linggis kecil dan dua gergaji besi yang diduga milik dan digunakan pelaku. Selain itu, polisi juga menyita plakban hitam dan pisau dapur yang digunakan pelaku untuk melumpuhkan saksi korban serta sebuah kunci gembok yang dirusak pelaku.

Kepala Polres Metro Jakarta Selatan Komisaris Besar Imam Sugianto memastikan perampok yang menyatroni rumah Yuke Susilo berbeda dengan pelaku perampokan minimarket di Jalan Bangka Raya, beberapa waktu lalu, yang berhasil dibekuk dan tiga lagi buron.

Kali ini, katanya, pelaku bukan yang biasa beroperasi di minimarket, melainkan perampok spesialis rumah. Dia juga belum dapat menduga motif kejahatan ini. ”Namun, dugaan paling memungkinkan adalah dorongan persoalan ekonomi,” kata Imam.

Sebelumnya, 6 perampok melumpuhkan 3 pegawai Kantor Pusat Pengembangan Benih Tanaman Pangan Hortikultura, Jakarta Selatan. Pelaku masuk ke kantor itu lalu mengikat pegawai kantor menggunakan tali sumbu kompor dan menutup mulut mereka dengan plakban. Komplotan perampok lalu mencongkel ruang penyimpanan brankas menggunakan linggis.

Halaman:


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.