Kompas.com - 18/07/2012, 17:50 WIB
|
EditorI Made Asdhiana

JAKARTA, KOMPAS.com - Polri meminta kepada seluruh lapisan masyarakat untuk tidak melakukan "sweeping" selama bulan Ramadhan. "Sweeping" atau razia tersebut justru berdampak pada kenyamanan masyarakat. "Kami mengimbau, melarang dengan sangat pada kelompok masyarakat adanya keinginan untuk lakukan tindak sweeping," terang Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri, Komisaris Besar Boy Rafli Amar, Rabu (18/7/2012).

Organisasi masyarakat (ormas) diminta untuk tidak melakukan upaya paksa, memberhentikan kegiatan, memeriksa suatu identitas. Hal tersebut dianggap sebagai tindakan main hakim sendiri. "Setiap kelompok masyarakat yang melakukan razia atau sweeping dan berakibat merugikan akan dilakukan langkah-langkah penegakan hukum," kata Boy.

Menurut Boy, Polri siap menangani jika adanya laporan masyarakat mengenai tempat hiburan yang dapat mengganggu kenyamanan masyarakat saat menjalankan ibadah di bulan suci Ramadhan. Disamping itu, Mabes Polri telah mengeluarkan surat edaran untuk tempat-tempat hiburan malam.

Untuk itu, Boy mengimbau para pengelola tempat-tempat hiburan diharapkan dapat mematuhi peraturan daerah (perda) yang telah dibuat pemerintah setempat.

Boy menambahkan, Polri akan melakukan tindak pencegahan yakni berdialog dengan para pemuka agama, tokoh masyarakat, serta instansi terkait.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.