Kompas.com - 26/07/2012, 22:44 WIB
Penulis Riana Afifah
|
EditorBenny N Joewono

JAKARTA, KOMPAS.com - Kedatangan Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (POM) DKI Jakarta ke Pasar Bendungan Hilir ternyata sempat membuat para pedagang sedikit panik.

Namun beberapa mengaku tidak terkejut dengan inspeksi yang dilakukan oleh Balai Besar POM DKI Jakarta.

"Biasa emang kalau bulan puasa gini. Sering ada sidak kayak tadi," kata salah satu penjaja takjil, Yuli (34), saat dijumpai di Pasar Bendungan Hilir, Jakarta, Kamis (26/7/2012).

Ia mengaku beberapa kali sidak memang ada saja penjaja yang dagangannya menggunakan bahan berbahaya.

Namun hampir sebagian besar sudah paham untuk tidak memakai bahan yang tidak dianjurkan oleh BPOM. "Sudah diberitahu mana yang boleh mana yang nggak. Kami coba ikut aturan aja," ujar Yuli.

Ia mengungkapkan bahwa makanan yang dijajakannya diambil dari pemasok di Pasar Senen. Sementara untuk minuman dan kolak, ia membuat sendiri baru kemudian dijajakan di Pasar Bendungan Hilir.

"Ini saya beli di Senen dan memang sudah lama saya langganan. Kalau kolak dan minuman saya buat sendiri," tandasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.