Sekolah Tetap Berharap Tersangka "Bullying" Tidak Ditahan

Kompas.com - 03/08/2012, 13:16 WIB
Penulis Imanuel More
|
EditorHertanto Soebijoto

JAKARTA, KOMPAS.com - SMA Don Bosco berharap pihak kepolisian tidak menerapkan penahanan atas para tersangka pelaku bullying. Usia mereka yang tergolong anak-anak menjadi alasan utama. "Kami masih berharap ada pertimbangan bahwa mereka anak-anak," kata Gerardus Gantur, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMA Don Bosco Pondok Indah saat ditemui Kompas.com di Mapolres Metro Jakarta Selatan, Jumat (3/8/2012).

Selain usia, pihak sekolah juga mempertimbangkan proses pendidikan para siswa yang terhambat akibat penahanan tersebut. Dengan ditetapkan sebagai tersangka, para siswa saat ini diliburkan. "Mereka kami liburkan sementara," ujar Gerardus.

Ia menjelaskan, upaya penyelesaian kasus di luar jalur hukum tetap diperjuangkan. Pihak sekolah masih mengupayakan mediasi antara pihak korban dan tersangka untuk menempuh jalan damai dalam penyelesaian kasus ini.

"Kami tetap berdiri sebagai pihak ketiga yang upayakan perdamaian," sambung Gerardus.

Cara lain yang diambil pihak sekolah adalah membangun komunikasi yang berkelanjutan dengan lembaga-lembaga advokasi penanganan anak. Dua lembaga yang siap memberi bantuan adalah Komnas Perempuan dan Anak serta Komisi Pemberdayaan Anak dan Ibu (KPAI). "Pasti kami tetap berkomunikasi. Komunikasi masih jalan sampai sekarang," kata Gerardus.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.