Kompas.com - 03/08/2012, 16:36 WIB
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com - Pengamat hukum Jimly Asshiddiqie harusnya memberi kesaksian kepada Panwaslu terkait cerama berbau SARA yang dilakukan Rhoma Irama pada Jumat ini. Namun sama dengan Rhoma Irama, mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) itu berhalangan hadir.

"Maaf saya lagi mengajar. Tidak apa, biar mereka (Panwaslu) putuskan saja yang terbaik," kata Jimly saat dihubungi di Jakarta, Jumat (3/8/2012).

Jimly mengharapkan agar Panwaslu dapat bertindak tegas menindak kasus ini. "Tokoh semuanya sudah jelas, tinggal diputuskan saja oleh Panwaslu dengan tegas dan tidak berlama-lama agar masalah tidak melebar. Apalagi ini bulan suci Ramadan yang mesti dihormati. Semua pihak juga harus saling menghormati," kata Jimly.

Jimly diundang Panwaslu untuk memberikan informasi lebih jelas mengenai kampanye yang mengangkat SARA oleh tim kampanye Foke-Nara, Rhoma Irama.

"Kami mengundang Pak Jimly untuk menjelaskan pernyataan beliau yang dikutip oleh Rhoma Irama. Kami minta penjelasan agar tidak salah tafsir dan digunakan dalam kesempatan lain," kata ketua Panwaslu DKI Ramdansyah.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, penyanyi dangdut Rhoma Irama memberikan ceramah di Masjid Al Isra, Tanjung Duren, Jakarta Barat pada Minggu (29/7/2012) lalu. Ia datang mendampingi Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo dalam kegiatan Safari Ramadan-nya.

Dalam ceramahnya, ia membenarkan kampanye SARA. Rhoma pun menyebutkan nama Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu Jimly Asshiddiqie atas dasar pemebenaran penggunaan isu SARA.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang
     
    Pilihan Untukmu


    Video Pilihan

    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads
    Verifikasi akun KG Media ID
    Verifikasi akun KG Media ID

    Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

    Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.