Kompas.com - 04/08/2012, 16:37 WIB
|
EditorHertanto Soebijoto

JAKARTA, KOMPAS.com - Kekisruhan Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pilkada DKI Jakarta belum usai. Dalam Rapat Pleno Penetapan DPT tambahan khusus Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi DKI Jakarta dan Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu), DPT tambahan tersebut akan ditetapkan Selasa (7/8/2012) pekan depan.

Sebelumnya, Ketua KPU Provinsi DKI Jakarta, Dahliah Umar mengungkapkan, pihaknya tetap berpegang pada Peraturan KPU Pasal 35 Peraturan KPU Nomor 12 Tahun 2010 terkait penetapan DPT 9 Juli 2012. Pihaknya hanya akan melakukan penambahan DPT dalam putaran kedua berdasarkan laporan pos DPT yang didirikan di tiap kecamatan.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Tim Advokasi pasangan calon gubernur dan wakil gubernur nomor urut tiga, Denny Iskandar mengatakan, pihaknya tetap berkeyakinan DPT 9 Juli 2012 harus 'dibersihkan'. Pihaknya masih menemukan pemilih yang terdaftar dua kali dalam salinan DPT tersebut.

"Makanya kami tetap ngotot untuk mengubah DPT itu. Ini tidak bersih Bu kalau tidak mau dibilang kotor. Sekarang tinggal bagaimana pihak penyelengara membereskan hal ini," katanya saat rapat pleno yang berlangsung di Lantai 6, KPU Provinsi DKI Jakarta, Jalan Budi Kemulyaan, Jakarta Pusat, Sabtu (4/8/2012).

Pendapat berbeda diungkapkan Andi Syafrani, Wakil Ketua Tim Advokasi pasangan calon gubernur dan wakil gubernur nomor urut satu. Pihaknya menentang jika pihak penyelenggara merubah DPT 9 Juli 2012 tersebut. Pihaknya menerima keputusan penyelenggara yang tak mengubah DPT tersebut atas alasan payung hukum yang menaungi penetapan tersebut.

"Sesuai dengan Pasal 35 Peraturan KPU Nomor 12 Tahun 2010, penyelenggara tidak bisa mengubah itu. KPU memberikan kelonggaran memberikan perbaikan, itu harus sesuai koridor yang berlaku," kata Andi Syafrani.

Meski berbeda pendapat tentang perubahan DPT 9 Juli 2012 yang diindikasikan ganda, keduanya sepakat bahwa warga negara yang belum mendapat hak pilih, harus mendapatkan haknya. Keduanya berkeyakinan DPT Pilkada 2012 ini harus ada penambahan. Berdasarkan himpunan KPU Provinsi DKI Jakarta sementara, DPT tambahan khusus Pilkada tahun 2012 adalah sebagai berikut : Kepulauan Seribu : 63, Jakarta Pusat : 2.056, Jakarta Utara : 6.838, Jakarta Timur : 5.502, Jakarta Selatan : 5.895, Jakarta Barat : 13.497. Total : 33.815.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    26th

    Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.