Kompas.com - 04/08/2012, 20:58 WIB
|
EditorAgus Mulyadi

JAKARTA, KOMPAS.com - Enam pelajar kelas 3 SMA Don Bosco Jakarta, yang tersangka kasus penganiayaan tujuh pelajar adik kelasnya, mendapat penanguhan penahanan dari penyidik Polres Metro Jakarta Selatan. Mereka adalah RJ, RR, AA, SN, AK, GC, dan KA.

"Mereka ditanguhkan penahananya sore ini. Kami kembalikan kepada pihak orang tua dan sekolahnya. Ke depan, sambil kami analisa, kalau dari pihak korban melayangkan pencabutan perkara, akan kami analisa," kata Kepala Polres Metro Jakarta Selatan Komisaris Besar Imam Sugianto, Sabtu (4/8/2012) sore.

Imam baru saja menghadiri mediasi yang difasilitasi Kepala Polda Metro Jaya Irjen Untung S Rajab, untuk menangani kasus tersebut selanjutnya.

Mediasi ini dihadiri para tersangka dan keluarganya, para korban dan keluarganya, pihak SMA Don Bosco, Komnas Perlindungan Anak, KPAI, dan para penyidik kasus tersebut.

Menurut Iman, baik para pihak dari korban maupun tersangka sudah saling memaafkan, tidak boleh arogansi, karena semuanya anak kita bersama yang harus dibina bersama. "Perkara ini akan ditindaklanjuti proses administrasi pembinaanya di sekolah," katanya.

Ia menegaskan, keputusan memberi penanguhan penahanan kepada para tersangka adalah atas dasar pertimbangan dan hak dari tim penyidik kasusnya, bukan atas perintah Kepala Polda Metro Jaya.

"Juga ada Kak Seto dari Komnas Perindungan Anak dan KPAI yang akan menarik kasus ini ke Kementerian Pendidikan Nasional," katanya,

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Rikwanto, menambahkan, penyidik mengabulkan permohonan penanguhan penahanan yang diajukan para oranng tua tersangka, antara lain karena para tersangka masih pelajar, memiliki masa depan baik, agar tidak traumatik, kooperatif, yang berperkara saling memaafkan, dan ada jaminan dari sekolah untuk menerapklan sanksi administratif pada para pelaku.

"Ini adalah penanguhan penahanan, bukan penghentian perkara. Untuk penghentian perkaranya, proses akan berjalan perlu dianalisa lagi," katanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.