Kompas.com - 07/08/2012, 20:40 WIB
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo mengimbau warga agar lebih berhati-hati terhadap penggunaan listrik. Salah satu dugaan terjadinya kebakaran hebat di Karet Tengsin adalah akibat korsleting listrik saat men-charger handphone.

"Setiap kali saya imbau agar warga berhati-hati dengan listrik. Gunakanlah kabel seperlunya. Kabel itu tidak semuanya mahal, walaupun mahal tapi reasonable fungsinya," kata pria yang akrab disapa Foke itu saat ditemui di lokasi pengungsian di TPU Karet Bivak, Jakarta, Selasa (7/8/2012).

Ia juga mengingatkan agar penggunaan stop kontak jangan dibebani banyak kapasitas.

"Ada stop kontak satu, tapi digunakan untuk macam-macam kebutuhan. Kalau dibebani listrik yang banyak maka itu akan bahaya karena itu melebihi kapasiatas. Dan kalau melebihi daya listriknya itu akan menimbulkan arus pendek," ujar Foke.

Terkait bantuan, Foke menyatakan Pemerintah Propinsi DKI akan memberikan fasilitas dan bantuan seperti bahan bangunan agar rumah mereka dapat dibangun kembali.

"Jangan hanya terus berharap pemerintah untuk membangun rumahnya, kan itu rumah mereka sendiri. Kecuali kita membangun rumah di rumah susun. Nah itu baru tanggung jawab pemerintah," cetus Foke.

Selain itu, menurut Foke, pihaknya telah memberikan bantuan seragam sekolah dan pakaian dalam kepada korban pengungsian.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kami sudah serahkan bantuan melalui Pak RW sesuai hasil inventarisasi warganya. Yang jelas, kalau untuk ibu-ibunya sendiri, pakaian dalam semacam BH sudah diberikan," tuturnya.

Adapun terkait penyediaan air bersih bagi korban kebakaran, Direktur Utama (Dirut) PDAM Jaya Sri Widayanto Kaderi menjamin warga Karet Tengsin korban kebakaran tidak akan kesulitan air bersih. Karena pihaknya sudah meminta salah satu operator air bersih yaitu PT PAM Lyonnaise Jaya (Palyja) menyediakan tangki air bersih bagi warga.

"Hingga saat ini, sudah ada dua tendon air bersih yang digunakan untuk dapur umum dan posko kesehatan. Sedangkan untuk kebutuhan sehari-hari warga, Palyja sudah mengirimkan sebanyak lima tangki air berkapasitas dua ribu liter per tangki sejak Senin malam," kata Sri.

Dalam kesempatan tersebut, turut hadir mendampingi Wakil Walikota Jakarta Pusat Fatahillah, Lurah Karet Tengsin Maskur, Wakil Camat Tanah Abang Yadi R, Direktur Utama PDAM Jaya Sri Kaderi, dan Camat Tanah Abang Hidayatullah.

Seperti diberitakan sebelumnya, para pengungsi yang menginap di TPU Karet Tengsin adalahh korban kebakaran hebat di pemukiman padat Karet Tengsin, Jakarta Pusat, pada Senin (6/8/2012) malam. Menurut informasi dari Kepala Dinas Pemadam Kebakaran DKI Jakarta Paimin Napitupulu, penyebab kebakaran hebat tersebut diduga karena terbakarnya charger handphone. Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran ini.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.