Kompas.com - 09/08/2012, 07:19 WIB
|
EditorKistyarini

JAKARTA, KOMPAS.com — Pernyataan kontroversial kembali dilontarkan oleh Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo. Kali ini, Foke, sapaan akrab Fauzi Bowo, melontarkan pernyataan yang menyindir Wali Kota Solo, Joko Widodo, saat berkunjung ke lokasi pengungsian korban kebakaran Kalimati, Tanah Abang, Jakarta Pusat, pada Selasa (7/8/2012).

Sindiran sang Gubernur yang kembali maju dalam Pilkada DKI Jakarta putaran kedua ini bahkan terekam kamera video salah satu televisi swasta. Video tersebut juga diunggah ke YouTube dan memancing komentar warga.

Di dalam video berjudul "Kunjungi Warga Karet Tengsin (musibah kebakaran, foke justru berkampanye" itu, Foke bertanya kepada warga perihal pilihan warga dalam Pilkada DKI putaran kedua. "Sekarang lo nyolok siapa? Kalo nyolok Jokowi, mending mah bangun di Solo aja," kata Foke.

Pernyataan ini direspons dengan gelak tawa warga yang tengah tertimpa musibah. Mereka langsung buru-buru menjawab, "Ya bapaklah. Bapak kumis," tukas salah seoerang ibu yang diajak berdialog dengan Foke.

Dengan tersenyum, Foke menyatakan, pemerintah daerah kini tengah menginventarisasi kerusakan yang terjadi akibat kebakaran hebat pada Senin (6/8/2012) tersebut. "Nanti kita inventarisir dulu semuanya. Saya ambil keputusan sebelum seminggu lagi deh," janji Foke.

Warga pun menyambut janji Foke tersebut. "Iya nih, Pak sementara masih ngungsi nih Pak. Baru masuk udah ngungsi," ujar warga.

Kunjungan Foke ke lokasi kebakaran sebenarnya bukan kali ini saja. Beberapa waktu lalu, Foke juga sempat mengunjungi lokasi pengungsian korban kebakaran di Pekojan, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Namun, baru kali ini Foke dalam kapasitasnya sebagai Gubernur menyindir pesaing kuatnya dalam Pilkada DKI Jakarta, Jokowi, di hadapan para korban kebakaran.

Pernyataan Foke dalam video itu pun memicu berbagai komentar yang umumnya bernada mengecam. Salah satunya: "...Yang salah itu komentar dia 'sekarang lo nyolok siapa? kalo nyolok jokowi mah bangun di solo aja . Jadi kalau MASYARAKAT JAKARTA tidak menggunakan hak pilihnya bukan untuk dia, maka masyarakat itu tidak berhak buat dapat bantuan yang memang jadi KEWAJIBAN pemerintah dan disuruh pindah kota?...," tulis pemilik akun zeroyuki 922.

Warga lain juga mempertanyakan pernyataan Foke itu. "Memangnya kalo 'nyolok' Foke udah pasti dibangun tuh? Ntar nyesel lagi, udah 'nyolok' eh malah cuma (janji)," tulis gleadytsn.

Berikut video pernyataan Foke yang beredar Courtesy Berita Satu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.