Kompas.com - 09/08/2012, 12:46 WIB
Penulis Riana Afifah
|
EditorA. Wisnubrata

JAKARTA, KOMPAS.com - Petahana Fauzi Bowo kembali mengeluarkan pernyataan yang kontroversial dan menyindir pesaingnya dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta 2012 yaitu Joko Widodo. Menanggapi hal ini, Jokowi hanya tertawa saja.

"Iya saya sudah lihat itu videonya semalam. Ya sebenarnya harus bijak ya. Itu kan dalam kondisi kesusahan. Harusnya segera diberikan bantuan," kata Jokowi, sapaan akrab Joko Widodo, saat dihubungi Kompas.com, Kamis (9/8/2012).

Ketika ditanya langkah selanjutnya, ia memilih untuk menyerahkan kembali kepada Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) DKI Jakarta. Ia juga tidak mau membesar-besarkan pernyataan rivalnya di hadapan para korban kebakaran Karet Tengsin tersebut.

"Sudah serahkan saja urusannya pada Panwaslu. Mereka kan yang ngawasin," ujar Jokowi.

Dihubungi terpisah, Koordinator Komunikasi & Media Center Tim Kampanye Jokowi-Basuki, Budi Purnomo Karjodihardjo, mengatakan bahwa pihaknya belum terpikir untuk melapor ke Panwaslu DKI Jakarta.

"Kami belum terpikir untuk ke sana. Mungkin Panwaslu juga sudah melihat video ini, jadi bisa konfirmasi juga kepada Panwaslu bagaimana komentarnya," ungkap Budi.

Budi juga tidak mau banyak berkomentar mengenai video tersebut. Menurutnya, penilaian ada pada warga Jakarta sendiri mengingat warga Jakarta adalah warga yang sudah sangat rasional, cerdas, dan pintar.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Diberitakan sebelumnya, petahana Fauzi Bowo melontarkan pernyataan yang menyindir Wali Kota Solo, Joko Widodo, saat berkunjung ke lokasi pengungsian korban kebakaran Kalimati, Tanah Abang, Jakarta Pusat, pada Selasa (7/8/2012).

Sindiran sang Gubernur yang kembali maju dalam Pilkada DKI Jakarta putaran kedua ini bahkan terekam kamera video salah satu televisi swasta. Video tersebut juga diunggah ke YouTube dan memancing komentar warga.

Di dalam video berjudul "Kunjungi Warga Karet Tengsin (musibah kebakaran, foke justru berkampanye)" itu, Foke bertanya kepada warga perihal pilihan warga dalam Pilkada DKI putaran kedua. "Sekarang lo nyolok siapa? Kalo nyolok Jokowi, mending mah bangun di Solo aja," kata Foke.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.