Kompas.com - 13/08/2012, 17:33 WIB
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com - Aktivitas arus mudik Lebaran tahun 2012 mulai terasa di Terminal Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) Pulogadung, Jakarta Timur. Namun, di balik hiruk-pikuk aktivitas tersebut, rupanya masih banyak ketidakpuasan para calon penumpang, terutama terhadap jadwal keberangkatan bus.

Muhammad Kartono (24), menjadi salah satu pemudik yang mengungkapkan kekecewaannya. Pria yang sehari-hari bekerja sebagai pegawai Konveksi tersebut akan pulang ke Cepu, Jawa Tengah. Ia dan lima saudaranya terpaksa berpanas-panas sambil menunggu bus yang sudah satu jam tak juga datang.

"Di jadwalnya jam 15.00 WIB, tapi sampai sekarang belum datang-datang juga," ujarnya kepada Kompas.com saat ditemui di ruang tunggu calon penumpang, Senin (13/8/2012).

Kartono mengungkapkan, setiap Hari Raya Lebaran, dirinya selalu menyempatkan untuk pulang ke kampung halaman. Namun karena tiket kereta ludes, tahun ini ia terpaksa beralih ke moda transportasi bus. Bukan pelayanan baik yang didapat, malah suasana tak nyaman yang diterimanya.

"Mau gimana lagi, nunggu aja lah. Beda kan soalnya sama kereta," ujarnya.

Kondisi serupa juga dialami Titi (40), warga Penggilingan, Cakung, Jakarta Timur. Anak-anaknya sudah mengeluh karena bus PO Kramat Jati, jurusam Pamekasan, Jawa Timur, tak kunjung datang. Ia yang hanya mudik bersama dua anaknya, karena sang suami bertugas sebagai anggota TNI, itu kecewa atas keterlambatan bus.

"Setiap tahun begini, nggak ada perubahan, selalu terlambat. Jadwalnya jam 13.00 WIB, tapi sampai sekarang belum datang. Padahal saya bayar mahal, sampai Rp 416 ribu. Mau marah-marah juga percuma," ujarnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sementara, Ani (32) yang mudik bersama seorang anaknya ke Kebumen, Jawa Tengah, mengaku juga kecewa atas keterlambatan bus. Namun dia bisa memaklumi keterlambatan itu. Pasalnya, kondisi demikian hanya terjadi saat hari raya.

"Menurut tiket sih jam 16.00 WIB, tapi memang nggak bisa dipastikan kalau Lebaran. Kita sih maklum aja ya, kalau hari biasa nggak kok," ujarnya.

Jelang Hari Raya Idul Fitri 1433 H, pemerintah memang melalui berbagai instansi melakukan berbagai persiapan. Mulai dari kelaikan bus, tes kesehatan sopir hingga pengetatan keamanan. Kesesuaian jadwal bus pun menjadi harapan para pemudik, agar Lebaran kali ini berjalan lancar dan bisa bersilahturahmi dengan sanak saudara di kampung.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.