Mudik Gratis buat 1.000 Penjual Pulsa

Kompas.com - 15/08/2012, 15:25 WIB
EditorTri Wahono

JAKARTA, KOMPAS.com - Para penjual pulsa se-Jabodetabek berkesempatan pulang kampung secara cuma-cuma lewat program "Xensasi Mudik Mantep" yang diselenggarakan PT XL Axiata.

Sebanyak 1.000 orang turut dalam mudik bareng tersebut. XL menyediakan angkutan mudik gratis berupa bus, kendaraan pribadi, dan kereta yang terbagi menjadi dua tahap. Tahap pertama, rombongan pemudik diberangkatkan pada hari Senin, 13 Agustus 2012.

Sedangkan rombongan pemudik yang menggunakan bus dan kendaraan pribadi dilepas oleh jajaran manajemen XL, di antaranya Presiden Direktur XL Hasnul Suhaimi, Direktur Marketing XL Joy Wahjudi, dan Direktur Keuangan XL Mohamed Adlan bin Ahmad Tajudin pada Rabu (15/8/2012) dari Senayan, Jakarta.

"Kami berharap bisa terus menyelenggarakan program ini dan semakin banyak teman-teman pengecer XL yang bisa kami bantu," kata Direktur Keuangan XL Mohamed Adlan dalam pernyataan resminya.

Mudik bareng kali ini melewati rute selatan menuju Tasikmalaya, Banjar, Cilacap, Kebumen, Purworejo, Purwokerto, Yogya, Solo, Surabaya, maupun rute utara melalui Cirebon, Tegal, Pemalang, Pekalongan, Semarang, Solo dan Surabaya.

Untuk mudik bareng ini, XL menyediakan 14 bus bagi 660 penumpang, 25 mobil pribadi bagi 100 penumpang, dan lima gerbong kereta yang dapat mengangkut 240 penumpang.

Selain transportasi, pemudik juga mendapatkan uang saku serta bingkisan untuk meneruskan perjalanan pemudik sampai rumah. Tidak lupa, semua peserta mudik juga diasuransikan untuk menjamin keselamatan mereka hingga tujuan.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bangun LRT Pulogadung-Kebayoran Lama, Pemprov DKI Usul Stasiun Transit MRT Diubah

Bangun LRT Pulogadung-Kebayoran Lama, Pemprov DKI Usul Stasiun Transit MRT Diubah

Megapolitan
Ketika Kebun Belimbing di Margonda Kota Depok Tinggal Sejarah

Ketika Kebun Belimbing di Margonda Kota Depok Tinggal Sejarah

Megapolitan
Sisir PIK Avenue Saat Malam Minggu, BPRD Temukan 50 Mobil Belum Bayar Pajak

Sisir PIK Avenue Saat Malam Minggu, BPRD Temukan 50 Mobil Belum Bayar Pajak

Megapolitan
Asal Usul Julukan Kota Belimbing untuk Depok, Bukan Sekadar karena Banyak Kebun Belimbingnya

Asal Usul Julukan Kota Belimbing untuk Depok, Bukan Sekadar karena Banyak Kebun Belimbingnya

Megapolitan
Wali Kota: Kontraktor Akan Perbaiki Rumah yang Ambruk karena Proyek Saluran Air di Matraman

Wali Kota: Kontraktor Akan Perbaiki Rumah yang Ambruk karena Proyek Saluran Air di Matraman

Megapolitan
Rusunami DP 0 di Cilangkap Akan Dilintasi Mikrotrans Jak 36

Rusunami DP 0 di Cilangkap Akan Dilintasi Mikrotrans Jak 36

Megapolitan
Jelang Tutup Tahun, BPRD Jakpus Klaim Sudah Penuhi 97 Persen Target Pajak Kendaraan

Jelang Tutup Tahun, BPRD Jakpus Klaim Sudah Penuhi 97 Persen Target Pajak Kendaraan

Megapolitan
Ketika Siswa SMP Bantu Bersih-bersih Sampah di Area CFD

Ketika Siswa SMP Bantu Bersih-bersih Sampah di Area CFD

Megapolitan
Ingat, Buang Puntung Rokok Sembarangan Saat CFD Bisa Kena Denda

Ingat, Buang Puntung Rokok Sembarangan Saat CFD Bisa Kena Denda

Megapolitan
Viral, PPSU Jelambar Disuruh Berendam di Saluran Air untuk Perpanjang Kontrak

Viral, PPSU Jelambar Disuruh Berendam di Saluran Air untuk Perpanjang Kontrak

Megapolitan
Razia Moge di Senayan City, BPRD Temukan Motor Triumph Tunggak Pajak Rp 8 Juta

Razia Moge di Senayan City, BPRD Temukan Motor Triumph Tunggak Pajak Rp 8 Juta

Megapolitan
Anies Akui Belum Minta Persetujuan Menhub untuk Bangun Rute LRT Pulogadung-Kebayoran Lama

Anies Akui Belum Minta Persetujuan Menhub untuk Bangun Rute LRT Pulogadung-Kebayoran Lama

Megapolitan
Tol Layang Jakarta-Cikampek Diprediksi Bisa Kurangi Kepadatan 40 Persen

Tol Layang Jakarta-Cikampek Diprediksi Bisa Kurangi Kepadatan 40 Persen

Megapolitan
Lepas Jalan Sehat, Anies Sebut Jumlah Pejalan Kaki di Jakarta Paling Rendah Sedunia

Lepas Jalan Sehat, Anies Sebut Jumlah Pejalan Kaki di Jakarta Paling Rendah Sedunia

Megapolitan
Kadis SDA: Rumah yang Ambruk di Matraman Posisinya di Atas Saluran Air

Kadis SDA: Rumah yang Ambruk di Matraman Posisinya di Atas Saluran Air

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X