Kerang Dara Dicolek ke Sambal Nanas

Kompas.com - 20/08/2012, 20:07 WIB

KOMPAS.com – Acara “nongkrong” ala orang Aceh identik dengan warung kopi dan kopi pancung. Namun, ada alternatif lain yaitu malam-malam “nyemil” kerang rebus.

Di Lhokseumawe, Aceh, tepatnya di Jalan Perdagangan, terdapat beberapa pedagang pinggir jalan yang menjual kerang rebus. Warung-warung dadakan ini hanya buka di malam hari.

Di belakang gerobak pedagang kerang rebus sudah tersedia meja-meja panjang dan kursi-kursi plastik. Seperti pada umumnya kursi plastik di Aceh, kursi itu pendek dan memiliki senderan menjorok ke belakang. Seakan memaksa tamu untuk duduk dengan santai sepenuhnya.

Penjual hanya menjual satu menu yaitu kerang rebus. Kerang yang digunakan adalah jenis kerang dara. Kerangnya begitu segar, tanpa ada bau amis berlebihan. Dimasaknya pun sederhana saja. Setelah kerang dara dibersihkan, kerang kemudian direbus.

Nah, letak keunikannya adalah sambal yang menyertai kerang rebus. Biasanya sambal untuk cocolan kerang rebus adalah sambal terasi ataupun sambal kacang.

Di sini yang dipakai adalah sambal nanas. Ada banyak penjual kerang rebus di berbagai daerah di Aceh dan biasanya yang disajikan adalah sambal nanas.

Kacang tanah yang dihaluskan dicampur dengan merica dan garam serta nanas yang telah dihaluskan. Rasanya pun menjadi khas, antara manis dan segarnya nanas lengkap dengan air nanas, berkolaborasi dengan gurih dan garing kacang tanah.

Mari coba kerang dara yang dicocol ke sambal nanas. Kerang direbus dengan sedikit garam. Hasilnya tekstur daging kerang yang lembut dan cenderung polos memiliki selilntasan rasa asin yang halus.

Setelah dicocol di sambal nanas, rasa daging kerang yang khas menjadi semakin keluar. Rasa manis, segar, dan aroma laut, berpadu dengan gurih dan kenyalnya daging kerang.

Jika Anda bukan penggemar kopi, malam-malam mengobrol seru di Lhokseumawe sambil menikmati kerang rebus, patut Anda coba. Hanya saja harga seporsi kerang rebus di Jalan Perdagangan, Lhokseumawe, lumayan mahal, yaitu Rp 20.000.

 


Editorkadek

Terkini Lainnya

Pengunjung Berburu Makanan Murah Hingga Pakaian di Bekasi Night Carnival

Pengunjung Berburu Makanan Murah Hingga Pakaian di Bekasi Night Carnival

Megapolitan
Buka Lapangan Kerja, Sandiaga Akan Beri Insentif Industri Perfilman

Buka Lapangan Kerja, Sandiaga Akan Beri Insentif Industri Perfilman

Regional
BPN Optimistis Elektabilitas Prabowo-Sandiaga Meningkat Pasca-Kampanye Rapat Umum

BPN Optimistis Elektabilitas Prabowo-Sandiaga Meningkat Pasca-Kampanye Rapat Umum

Nasional
Jonan Sebut Rasio Elektifikasi NTT Paling Rendah di Indonesia

Jonan Sebut Rasio Elektifikasi NTT Paling Rendah di Indonesia

Regional
Prabowo dan Sandiaga Dijadwalkan Kampanye Rapat Umum Bersama di 4 Kota

Prabowo dan Sandiaga Dijadwalkan Kampanye Rapat Umum Bersama di 4 Kota

Nasional
Terjatuh dari Kapal, ABK Ditemukan Tewas di Pelabuhan Samudera Kendari

Terjatuh dari Kapal, ABK Ditemukan Tewas di Pelabuhan Samudera Kendari

Regional
Prabowo dan Sandiaga Awali Rapat Kampanye Rapat Umum di Kota yang Berbeda

Prabowo dan Sandiaga Awali Rapat Kampanye Rapat Umum di Kota yang Berbeda

Nasional
Prabowo Akan Awali Kampanye Rapat Umum di Manado dan Makassar

Prabowo Akan Awali Kampanye Rapat Umum di Manado dan Makassar

Nasional
Pasca-banjir Bandang Jayapura, Warga Diminta Lapor Jika Cium Aroma Tak Sedap

Pasca-banjir Bandang Jayapura, Warga Diminta Lapor Jika Cium Aroma Tak Sedap

Regional
Mengamuk, Pria Ini Bacok Tiga Anggota Keluarga Mantan Istrinya

Mengamuk, Pria Ini Bacok Tiga Anggota Keluarga Mantan Istrinya

Regional
La Nyalla Ancam 'Amputasi' Kader Pemuda Pancasila Jatim yang Tak Dukung Jokowi-Ma'ruf Amin

La Nyalla Ancam "Amputasi" Kader Pemuda Pancasila Jatim yang Tak Dukung Jokowi-Ma'ruf Amin

Regional
Puting Beliung Rusak 117 Unit Bangunan di Bolaang Mongondow

Puting Beliung Rusak 117 Unit Bangunan di Bolaang Mongondow

Regional
Tahun 2020, Jokowi Akan Bangun 3.000 BLK Komunitas di Pondok Pesantren

Tahun 2020, Jokowi Akan Bangun 3.000 BLK Komunitas di Pondok Pesantren

Regional
TNBTS Minta Semua Wisatawan Patuhi Larangan Mendekat ke Kawah Bromo

TNBTS Minta Semua Wisatawan Patuhi Larangan Mendekat ke Kawah Bromo

Regional
Patung Putri Duyung Kini Pakai Kemben, Manajemen Ancol Sebut Penyesuaian Budaya

Patung Putri Duyung Kini Pakai Kemben, Manajemen Ancol Sebut Penyesuaian Budaya

Megapolitan

Close Ads X