Kompas.com - 25/08/2012, 14:05 WIB
|
EditorAgnes Swetta Pandia

MATARAM, KOMPAS.com- Ruang milik jalan (Rumija) di kira-kanan jalan by pass Bandara Internasional Lombok (BIL) sepanjang 22 kilometer harus bersih dari papan reklame. Alasannya, ruang milik jalan adalah ruang publik, keamanan berlalu-lintas, sekaligus wujud nyata program NTB Hijau yang mulai dicanangkan provinsi itu.

"Kalau mau pasang papan iklan, silahkan di luar Rumija," ujar Ibnu Salim, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Pemrov NTB, Sabtu (25/8/2012) di Mataram.

Jalan by pass BIL meliputi wilayah Lombok Barat dan Lombok Tengah, yang di kiri-kanan umumnya masih terhampar areal sawah sebagai ajang promosi pariwisata. Pengguna transportasi udara akan melihat perbedaan BIL dengan bandara lain yang sepanjang jalan justru sudah disesaki papan reklame.

Saat ini, merujuk hasil rapat kordinasi dengan pihak kabupaten-kota, izin-izin pemasangan papan iklan pada 11 titik lokasi di Lombok Tengah yang dikeluarkan segera ditarik, dan pihak Kabupaten tidak mengeluarkan izin baru. Jalan by pass BIL adalah jalan negara, yang peruntukan dan pengawasannya menjadi wewenang gubernur.

 

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.