Kepala BNPT Tuding Ba'asyir Dibalik Teror Solo

Kompas.com - 03/09/2012, 16:58 WIB
EditorHindra

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT) Ansyad Mbai menuding Amir Jamaah Ansharut Tauhid (JAT) Abu Bakar Ba'asyir berada dibalik teror Solo yang menewaskan seorang polisi.

"Iya (pelakunya JAT) itu dari Hisbah solo. Kemudian juga masuk di kelompok Mujahidin Jakarta. Bosnya, ya, tetap dia (Baasyir)," kata Ansyad di Istana Negara Jakarta, Senin (3/9/2012).

Densus 88 Antiteror Polri melakukan penggerebekan dan penangkapan terduga teroris di Jalan Veteran, Solo, Jawa Tengah, Jumat (31/8/2012) malam. Saat itu, sebuah sepeda motor yang dicurigai sebagai pelaku teror dipepet oleh rombongan mobil berisi anggota Densus 88.

Ketika hendak disergap, para pelaku melakukan perlawanan hingga akhirnya terjadi baku tembak. Dua orang terduga teroris tewas di tempat yakni Farhan dan Mukhlis. Sementara seorang anggota Densus 88 turut gugur dalam tugasnya bernama Bripda Suherman. Satu orang terduga teroris lainnya yakni Bayu ditangkap di Karanganyar, Jawa Tengah.


"Jangan ragu-ragu sama teroris, itu teroris. Jangan lagi diduga teroris. Karena sudah membunuh orang kok masih diduga teroris. Emang kalian takut sama teroris," kata Ansyad.

Menurut dia tiga teroris dimaksud memang merupakan alumni Pondok Pesantren Al Mukmin, Ngruki, Sukoharjo, Jawa Tengah. "Mereka itu baru keluar dari Ngruki," katanya.

Selengkapnya mengenai perkembangan penanganan kasus teroris di Solo dalam diikuti di sini.

 

 

Baca tentang
    Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


    Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    [POPULER JABODETABEK] Ahok soal Zhong Tong Kembali Mengaspal | Demo Mahasiswa Hari Ini | Daya Pikat Djeni

    [POPULER JABODETABEK] Ahok soal Zhong Tong Kembali Mengaspal | Demo Mahasiswa Hari Ini | Daya Pikat Djeni

    Megapolitan
    Anies Dinilai Lebih Berkomitmen Kendalikan Polusi daripada Ahok, tetapi...

    Anies Dinilai Lebih Berkomitmen Kendalikan Polusi daripada Ahok, tetapi...

    Megapolitan
    Ketika Ahok Berbaik Sangka Terhadap Bus Zhong Tong yang Kembali Beroperasi di Jakarta

    Ketika Ahok Berbaik Sangka Terhadap Bus Zhong Tong yang Kembali Beroperasi di Jakarta

    Megapolitan
    Kisah Pemotong Kapal Tua di Utara Jakarta, Pertaruhkan Keselamatan demi Rupiah

    Kisah Pemotong Kapal Tua di Utara Jakarta, Pertaruhkan Keselamatan demi Rupiah

    Megapolitan
    Rusman Jadi Penjahit Langganan Jokowi Sejak Dikenalkan Ahok

    Rusman Jadi Penjahit Langganan Jokowi Sejak Dikenalkan Ahok

    Megapolitan
    3 Fakta Tumpukan Sampah Bambu di Kali Cikeas, Bekasi

    3 Fakta Tumpukan Sampah Bambu di Kali Cikeas, Bekasi

    Megapolitan
    Cerita Penjahit Langganan, Jokowi Kini Memilih Model “Slim Fit”

    Cerita Penjahit Langganan, Jokowi Kini Memilih Model “Slim Fit”

    Megapolitan
    BMKG: Waspada Hujan Petir di Jakarta Selatan dan Timur Malam Ini

    BMKG: Waspada Hujan Petir di Jakarta Selatan dan Timur Malam Ini

    Megapolitan
    Antisipasi Demo, Polisi Kembali Tutup Jalan di Sekitar Gedung DPR RI

    Antisipasi Demo, Polisi Kembali Tutup Jalan di Sekitar Gedung DPR RI

    Megapolitan
    SMK di Depok Diserang Sekelompok Orang, Guru: Sudah Tiga Kali Penyerangan

    SMK di Depok Diserang Sekelompok Orang, Guru: Sudah Tiga Kali Penyerangan

    Megapolitan
    SMK di Depok Dirusak Massa, Polisi Duga Aksi Balas Dendam

    SMK di Depok Dirusak Massa, Polisi Duga Aksi Balas Dendam

    Megapolitan
    Anggota DPRD Yang Bocorkan Rapat Tertutup Akan Dijerat Pasal Kode Etik

    Anggota DPRD Yang Bocorkan Rapat Tertutup Akan Dijerat Pasal Kode Etik

    Megapolitan
    Terduga Teroris di Tambun Merencanakan Bom Bunuh Diri di Lampung

    Terduga Teroris di Tambun Merencanakan Bom Bunuh Diri di Lampung

    Megapolitan
    Pria Ditemukan Membusuk di Kontrakan, Diduga Tewas karena Sakit

    Pria Ditemukan Membusuk di Kontrakan, Diduga Tewas karena Sakit

    Megapolitan
    Djeni Bisa Sewa 3 Mobil Sehari untuk Kemudian Digadai

    Djeni Bisa Sewa 3 Mobil Sehari untuk Kemudian Digadai

    Megapolitan
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X