Foke: Perantau Minang Berkontribusi bagi Jakarta

Kompas.com - 06/09/2012, 00:02 WIB
|
EditorI Made Asdhiana

PADANG, KOMPAS.com — Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo mengakui keberadaan perantau asal Minangkabau di Jakarta memberikan kontribusi yang besar dalam pembangunan Jakarta. "Perantau Minang berperan besar dalam mengembangkan pusat-pusat perekonomian di Jakarta seperti Pasar Tanah Abang, Pasar Senen, Blok M, Mayestik, Jatinegara, Cipulir," kata pria yang akrab disapa Foke, dalam rilis persnya di Padang, Sumatera Barat, Rabu (5/9/2012).

Foke mengatakan, jauh sebelum kemerdekaan sudah banyak perantau Minang yang berkiprah di Jakarta, baik sebagai pengusaha maupun profesi lainnya, termasuk dalam pergerakan kemerdekaan. "Jakarta sudah lama menjadi daerah rantau masyarakat Minang. Banyak di antara mereka berhasil mencapai puncak prestasi, termasuk dalam pentas kepemimpinan nasional," katanya.

Selain itu, Foke juga kagum dengan kemampuan adaptasi perantau Minang dengan budaya di mana mereka berada sebagai wujud dari falsafah hidup, "Di Mana Bumi Dipijak, Di Sana Langit Dijunjung" sehingga di mana pun orang Minang berada, mereka selalu bisa memberikan kontribusi yang signifikan.

Jumlah perantau Minang di Jakarta dari tahun ke tahun terus meningkat. Saat ini diperkirakan mencapai sekitar 6 persen dari total penduduk Jakarta. Selain bergerak dalam dunia usaha, mereka juga menggeluti berbagai profesi.

"Di Pemprov DKI Jakarta juga banyak aparatur asal Minang yang mampu prestasi dengan baik sehingga dipercaya memegang jabatan yang strategis. Sebagai Gubernur, saya merasakan dukungan ini dan saya harapkan dukungan ini tetap bisa dipertahankan," kata Foke.

Kedatangan Foke ke Padang, Sumatera Barat, antara lain terkait dengan peresmian tiga proyek bantuan berbagai elemen masyarakat Jakarta yang digalang Pemprov DKI Jakarta untuk pembangunan pascagempa besar di Sumatera Barat tiga tahun lalu, tepatnya September 2009.

Tiga proyek itu antara lain, Gedung SMK Muhammadiyah Simpang Haru, SDN 09 Bayur di Kampung Dalam, dan Mesjid Raya Kurai Taji. Dana yang berhasil dihimpun sekitar Rp 9 miliar. Peresmian tersebut juga dihadiri oleh Ketua Umum PP Muhamadyah Din Syamsudin, Wakil Gubernur Sumatera Barat Muslim Kamsim, dan sejumlah tokoh Minang dari Jakarta, seperti Ketua Umum Gebu Minang Pusat Erry Firmansyah Yamin Datuak Tan Maliputi dan Ketua BK3AM Jakarta Zulfahmi Burhan Datuak Rajo Bagaga.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE 21 Oktober di Tangsel: Bertambah 25 Kasus Positif, 160 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE 21 Oktober di Tangsel: Bertambah 25 Kasus Positif, 160 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
Upaya Bioskop Bangkit Lagi meski Dibatasi Aturan-aturan Menonton Saat Pandemi

Upaya Bioskop Bangkit Lagi meski Dibatasi Aturan-aturan Menonton Saat Pandemi

Megapolitan
Pemprov DKI Kejar Target Tingkatkan Tes Covid-19 hingga 10.000 Orang Per Hari

Pemprov DKI Kejar Target Tingkatkan Tes Covid-19 hingga 10.000 Orang Per Hari

Megapolitan
Waspada Begal yang Mulai Mengincar Pesepeda di Jalan-jalan Protokol Jakarta...

Waspada Begal yang Mulai Mengincar Pesepeda di Jalan-jalan Protokol Jakarta...

Megapolitan
Bawaslu Catat Pelanggaran Protokol Kesehatan Saat Kampanye Pilkada Depok, Ini Kata Tim Pradi-Afifah

Bawaslu Catat Pelanggaran Protokol Kesehatan Saat Kampanye Pilkada Depok, Ini Kata Tim Pradi-Afifah

Megapolitan
Kasus Covid-19 di Tangsel Sempat Melonjak, Wali Kota Airin: Itu Kasus Lama yang Baru Ter-input

Kasus Covid-19 di Tangsel Sempat Melonjak, Wali Kota Airin: Itu Kasus Lama yang Baru Ter-input

Megapolitan
10 Hari PSBB Transisi, Bagaimana Perbandingannya dengan Kasus Covid-19 Saat PSBB Ketat?

10 Hari PSBB Transisi, Bagaimana Perbandingannya dengan Kasus Covid-19 Saat PSBB Ketat?

Megapolitan
Pjs Wali Kota Sebut Depok Dapat Jatah 392.000 Vaksin Covid-19 pada Tahap Pertama

Pjs Wali Kota Sebut Depok Dapat Jatah 392.000 Vaksin Covid-19 pada Tahap Pertama

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Pasien Positif Covid-19 Loncat dari Ambulans dan Berbaur dengan Demonstran | UMP DKI Jakarta 2021 Kemungkinan Tak Naik

[POPULER JABODETABEK] Pasien Positif Covid-19 Loncat dari Ambulans dan Berbaur dengan Demonstran | UMP DKI Jakarta 2021 Kemungkinan Tak Naik

Megapolitan
Kesulitan RS Swasta di Bekasi Biayai Penanganan Covid-19 hingga Pinjam Uang ke Bank...

Kesulitan RS Swasta di Bekasi Biayai Penanganan Covid-19 hingga Pinjam Uang ke Bank...

Megapolitan
Universitas Indonesia Lantik 3 Wakil Rektor Baru Kemarin

Universitas Indonesia Lantik 3 Wakil Rektor Baru Kemarin

Megapolitan
Bioskop di Jakarta Dibuka, Warga Soroti Ketersediaan Film yang Diputar

Bioskop di Jakarta Dibuka, Warga Soroti Ketersediaan Film yang Diputar

Megapolitan
[UPDATE] Grafik Covid-19 21 Oktober: Depok Catat Total 6.456 Kasus sejak Maret

[UPDATE] Grafik Covid-19 21 Oktober: Depok Catat Total 6.456 Kasus sejak Maret

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG: Sebagian Jakarta, Bogor, dan Depok Hujan Nanti Siang

Prakiraan Cuaca BMKG: Sebagian Jakarta, Bogor, dan Depok Hujan Nanti Siang

Megapolitan
APBD-P DKI Diproyeksikan Defisit 31,04 Persen akibat Covid-19

APBD-P DKI Diproyeksikan Defisit 31,04 Persen akibat Covid-19

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X