Kompas.com - 07/09/2012, 14:23 WIB
Penulis Imanuel More
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com - Kader dan politisi partai politik pendukung pasangan Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli yang mengalihkan dukungan ke pasangan Jokowi-Basuki ternyata bukan hanya Misbakhun, politisi PKS. Menurut calon wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama, ada sejumlah tokoh parpol juga memilih berbeda sikap dengan kebijakan resmi partainya.

"Banyak yang diam-diam maupun terbuka dukung (kami), termasuk anggota DPR RI," kata Basuki saat dihubungi Kompas.com di Jakarta, Jumat (7/9/2012).

Dukungan tersebut tentu diterima secara terbuka oleh pihak Jokowi-Basuki. Dalam pandangan Ahok, nama lain Basuki, tokoh-tokoh parpol tersebut sebenarnya ingin melihat perubahan terjadi di Jakarta.

Harapan tersebut mereka temukan pada pasangan bernomor urut tiga pada putaran pertama Pemilukada DKI. Sisi positif Jokowi-Basuki menjadi pertimbangan lain mereka berbeda pandangan dengan parpol masing-masing.

"Saya kira kami sangat senang melihat ada yang juga punya keinginan sama wujudkan Jakarta Baru (JB). Alasannya mereka merasa perlu ada perubahan atas negeri ini juga. Ada juga alasan sudah mengenal aku dengan sikap aku soal transparansi," ujar Basuki.

Ia menjelaskan, tokoh-tokoh tersebut tidak hanya sekadar memberikan pernyataan dukungan atau menunjukkan sikap positif terhadap pencalonan Jokowi-Basuki, mereka juga memberdayakan pengaruh politik masing-masing, termasuk menggerakkan pendukung, untuk membantu pemenangan Jokowi-Basuki.

"Termasuk bagikan VCD (JB) dan beli baju kotak-kotak dan bagikan ke orang-orangnya," tutur Basuki.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Misbakhun, politisi PKS telah menyatakan dukungan terbuka kepada pasangan Jokowi-Basuki. Pilihan itu disebut Misbakhun sebagai sikap pribadi. Padahal, PKS secara jelas telah menentukan sikap untuk mendukung pasangan Foke-Nara bersama sejumlah partai lain, seperti Partai Demokrat, Partai Golkar, PKB, dan PAN.

Sebelum Misbakhun, Menpera Djan Faridz juga menyatakan hal yang sama, mendukung Jokowi-Basuki. Padahal dia berasal dari PPP, salah satu parpol pendukung Foke-Nara.

Jokowi juga menyambut positif dukungan dari politisi yang partainya mendukung saingannya, Foke-Nara. Ia menamakan para pendukung seperti Misbakhun dengan sebutan "gerilyawan".

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.