Kompas.com - 07/09/2012, 14:33 WIB
Penulis Riana Afifah
|
EditorHertanto Soebijoto

JAKARTA, KOMPAS.com - Spanduk dengan muatan isu suku, agama, ras dan antargolongan (SARA) terpasang di dekat Polda Metro Jaya, Kamis (6/9/2012). Menanggapi hal ini, tim sukses Foke-Nara menduga ada pihak berkepentingan yang menginginkan Jakarta rusuh dengan isu semacam ini

Anggota tim sukses Foke-Nara, Giofedi Rauf, mengatakan, selama ini pihaknya selalu menyuarakan untuk melakukan kampanye cerdas dan bertarung melalui debat program yang dimiliki. Untuk itu, tidak mungkin pihaknya memasang spanduk SARA seperti yang terjadi Kamis lalu.

"Hal ini persis seperti isu Rhoma Irama lalu. Kami sama sekali tak pernah berpikir untuk melempar isu SARA, tapi yang terjadi tidak seperti itu," kata Fedi, saat dihubungi, Jumat (7/9/2012).

Dia mengatakan bahwa dalam berbagai kesempatan, Foke-Nara selalu mengajak rivalnya, yaitu pasangan Jokowi-Basuki untuk beradu debat program. Namun, hal tersebut tak kunjung dapat tanggapan justru malah isu SARA semakin bermunculan.

"Kami tidak mau menuduh. Tapi asumsi yang muncul seperti itu. Tiap kami ajak debat program di mana saja, termasuk di sosial media, pihak mereka nggak bisa jawab. Lagi-lagi yang muncul isu SARA. Ya kami tahu program mereka seperti kartu sehat dan kartu pintar itu. Tapi, ya jangan hanya dibawa-bawa saja," katanya.

Seperti diberitakan sebelumnya, spanduk SARA dengan ajakan memilih pemimpin yang seiman terpampang di dekat Polda Metro Jaya. Namun dalam jangka waktu tidak terlalu lama, spanduk tersebut akhirnya diturunkan oleh Satpol PP dan kepolisian.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang
     
    Pilihan Untukmu


    Video Pilihan

    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.