Kompas.com - 10/09/2012, 15:31 WIB
Penulis Subhan SD
|
EditorRusdi Amral

JAKARTA, KOMPAS.com — Kalau dengar Tanjung Priok, apa yang terbayang di benak Anda? Tentu tak keliru kalau dikaitkan dengan pantai, pelabuhan, dan laut. Atau boleh saja membayangkan suatu wilayah yang panas atau keras.

Bagaimana dengan peristiwa mbah Priok? Tanjung Priok kini telah berkembang pesat. Pelabuhan yang merupakan pintu utama distribusi barang ekspor-impor itu menjadi urat nadi perekonomian Indonesia. Di Pelabuhan Tanjung Priok, denyut kehidupan tak pernah berhenti.

Wajah Tanjung Priok memang telah berubah. Ada beberapa landmark yang dulu menjadi tempat nongkrong warga Jakarta kini tinggal kenangan. Sebutlah Sampur. Orang Belanda menyebutnya Zandpoort sebagai tempat istirahat di tepi pantai. Pantai paling utara Jakarta yang di kala sore hari ramai dikunjungi warga. Mereka menikmati angin dan deburan laut serta menaiki perahu. Lokasi itu menjadi tempat favorit pasangan muda-mudi, bahkan sejak zaman Belanda.

Sampur paling favorit di Jakarta sebelum ada Ancol. Kini Sampur telah menjadi kawasan pelabuhan peti kemas. Memang masih ada landmark lainnya, seperti Bioskop Permai atau Pasar Ular yang sudah lama pula pindah dari areal pelabuhan ke Plumpang. Mau tahu kisah-kisah menarik soal Tanjung Priok, anak-anak Tanjung Priok yang merupakan Ikatan Alumni SMA 13 Angkatan 86 menggelar Tanjung Priok Fairground 2012 di Gelanggang Remaja Jakarta Utara di Jalan Yos Sudarso, Jakarta Utara, pada 29 September mendatang.

"Kami ingin menampilkan wajah Priok dan eksistensi anak-anak Priok," kata Ketua 3 panitia, Muchlis Yusuf, Senin (10/9/2012) pagi. Acaranya macam-macam, ada festival jajanan seperti bakso goyang lidah Warakas, pempek bioskop Taruna, es teler pelita. Ada donor darah. Ada talkshow sejarah Tanjung Priok yang menghadirkan sejarawan JJ Rizal dan budayawan Ridwan Saidi. Ada pameran foto Tanjung Priok dari zaman ke zaman bekerja sama dengan LKBN Antara.

Tentu juga ada hiburan yang rencananya menghadirkan artis-artis asal Tanjung Priok, seperti Saipul Jamil, Kristina, Anisa Bahar, Trio Libels. Juga ada permainan anak-anak, seperti galasin, dampu, dan bentengan. Inilah Tanjung Priok punya gaya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.