Kompas.com - 10/09/2012, 19:05 WIB
Penulis Riana Afifah
|
EditorAloysius Gonsaga Angi Ebo

JAKARTA, KOMPAS.com - Aksi teror yang akhir-akhir ini kembali merebak di Indonesia tidak membuat Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memajukan Operasi Yustisi Kependudukan (OYK) yang rencananya akan digelar setelah Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta 2012. Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo, mengatakan bahwa warga yang masuk ke Jakarta sudah mengikuti prosedur yang disyaratkan dengan tertib, sehingga data yang masuk oleh petugas pun dinilai cukup memadai.

"Saya belum mengambil keputusan. Saya anggap warga cukup disiplin. Yang datang melaporkan diri," kata Foke, sapaan akrab Fauzi Bowo, di Jakarta, Senin (10/9/2012).

Mengenai kasus teroris, ia menegaskan akan menyerahkan penanganannya pada pihak kepolisian. Kendati demikian, ia tidak akan lepas tangan begitu saja dengan tetap melakukan koordinasi dengan Polda Metro Jaya.

"Kami serahkan pada kepolisian. Tapi komunikasi intensif tetap kami jalin," ujar Foke.

Menurutnya, pihak kepolisian dapat dipercaya untuk segera menyelesaikan kasus teroris ini sehingga warga juga diminta untuk tidak panik dan tetap aman. Ketika ditanya mengenai kaitan kasus ini dengan Pilkada, ia mengatakan bahwa hal ini tidak ada kaitannya.

"Ini tidak ada kaitannya dengan Pilkada. Tapi saya yakin polisi akan segera mengungkapnya. Contohnya penangkapan di Tambora sudah bisa dibuktikan," tandasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.