Kompas.com - 11/09/2012, 06:30 WIB
EditorHertanto Soebijoto

Kondisi itu, menurut Sofyan, yang mengakibatkan proses kepabeanan berjalan lambat sehingga menyebabkan kemacetan panjang truk-truk kontainer yang hendak masuk ke pelabuhan.

”Saat sistem kembali normal, truk kontainer sudah telanjur menumpuk,” ujarnya.

Kemacetan itu, lanjut Sofyan, juga diperparah dengan adanya kebiasaan pengiriman kontainer ke pelabuhan dilakukan pada waktu cenderung bersamaan mendekati waktu penutupan pemuatan barang ke kapal. Ini membuat arus masuk kontainer meningkat menjelang waktu penutupan.

Akibatnya, pada Jumat itu tak hanya terjadi antrean panjang truk kontainer yang mengular dari pintu masuk Pelabuhan Tanjung Priok hingga Jalan Cakung Cilincing dan Jalan Yos Sudarso. Namun, keberangkatan beberapa kapal pengangkut kontainer untuk ekspor juga menjadi terlambat.

Menurut Sofyan, dampak padamnya listrik di Pelabuhan Tanjung Priok tak akan parah kalau setiap pengusaha mau mengirimkan barangnya untuk ekspor sebelum jadwal penutupan pemuatan barang di kapal. Dengan demikian, pengiriman barang untuk ekspor juga tidak menumpuk hanya pada hari Kamis, Jumat, dan Sabtu, seperti yang selama ini terjadi.

”Kami memperkirakan kalau listrik itu mati pada hari Senin, itu tak akan mengakibatkan antrean truk yang panjang. Sebab, pada hari itu sedikit sekali yang mengirimkan barang untuk ekspor,” katanya.

Sofyan mengharapkan para pengusaha ekspedisi dapat mengirim barang ke pelabuhan sebelum mendekati waktu penutupan. Dengan demikian, kalau terjadi gangguan, tidak akan berdampak parah. (MDN/RWN)

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.