Kompas.com - 11/09/2012, 09:59 WIB
EditorLatief

JAKARTA, KOMPAS.com - Sedikitnya tiga masalah lahan sampai saat ini masih menghambat penyelesaian proyek ruas tol Jakarta Outer Ring Road West 2 (JORR W2) Kebon Jeruk-Ulujami sepanjang 7,67 km. Akibatnya, target penyelesaian proyek ini terancam molor.

Tiga masalah itu, menurut Ketua Tim Tanah (TPT) Ditjen Bina Marga, Kementerian Pekerjaan Umum untuk Proyek JORR W2, Ambardi Effendy, pertama adalah lahan seluas 0,72 hektare yang dimiliki 18 warga Meruya Utara, Jakarta Barat, merupakan bagian dari paket satu proyek itu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Pemilik tanah minta kenaikan harga secara signifikan. Sementara tim penilai tanah menaksir harga tanah Rp 1,6-2 juta per meter, sedangkan warga mintanya hingga Rp 3 juta per meter," katanya.

Terkait persoalan ini, pihaknya telah menyurati pihak terkait, khususnya Panitia Pengadaan Tanah setempat untuk melakukan penilaian harga tanah dengan kondisi saat ini.

"Harga tanah waktu itu dinilai pada 2010 sehingga tentu ada penyesuaian jika pembebasannya tahun ini," katanya.

Pihaknya juga berpendapat, sebaiknya persoalan itu tidak diselesaikan dengan cara konsinyasi karena hal itu bisa menimbulkan persoalan di belakang hari. Pasalnya, kata Efendy, masih ada hak perdata warga atas tanah itu.

Persoalan kedua, lanjut dia, adalah tanah sengketa seluas 0,59 ha antara Dinas Pertanian Provinsi DKI Jakarta dengan warga bernama Ny Djumiah.

"Tanah itu tercatat aset Pemda DKI, tetapi ada warga yang mengakuinya dengan status girik. Karena itu, kami usulkan kasus ini sebaiknya ditempuh cara konsinyasi, setelah Pemda DKI memiliki bukti-bukti kuat bahwa tanah itu aset Pemda DKI," katanya.

Persoalan ketiga, tambahnya, adalah tanah seluas 2,28 ha milik 130 orang di Petukangan Jaksel.

"Ini sudah jelas, karena pada 20 Februari 2012, PT TUN telah menerbitkan putusan banding yang menguatkan putusan PTUN dengan memenangkan gugatan warga, yakni mencabut SK Gubernur tentang besarnya nilai UGR Tanah dan Bangunan No. 1907/2010 tanggal 04 November 2010," katanya.

Direktur Teknik PT Marga Lingkar Jakarta (MLJ), Agus Achmadi sebagai pemegang konsesi operator ruas tersebut memastikan, bahwa pekerjaan konstruksi bisa dipercepat jika persoalan tanah tersebut selesai. PT MLJ adalah pemegang konsesi ruas tol tersebut dengan total investasi sebesar Rp 2,23 triliun dan pekerjaan konstruksi dimulai awal 2012.

"Kami mohon dukungan pihak terkait agar proyek ini bisa selesai sesuai target, yakni pertengahan 2013 untuk seksi pertama yang terdiri paket 1 dan 2 sepanjang empat kilometer (Kebon Jeruk-Joglo) dan seksi II terdiri paket 3 dan 4 selesai pada awal 2014," katanya.

Adapun saat ini realisasi pembebasan tanah di masing-masing paket adalah 96 persen di paket 1, hampir 99 persen di paket 2, 95 persen paket 3 dan 77 persen di paket 4.

"Untuk kemajuan pekerjaan konstruksi pada seksi pertama sebesar 38 persen dan seksi kedua sebesar 40 persen," katanya.

Penyelesaian jalan tol JORR W2 Utara merupakan salah satu target nasional untuk mengatasi kemacetan kota Jakarta serta sebagai jalur alternatif angkutan barang guna menghindari Jalan Tol Lingkar Dalam Kota. Tol JORR W2 sendiri menghubungkan Tol JORR W1 Kembangan Jakarta Barat-Priok Jakarta Utara sehingga diharapkan mobilitas warga Jakarta akan lebih lancar. PT MLJ sahamnya dimiliki 65 persen oleh PT Jasa Marga Tbk dan 35 persen oleh PT Jakarta Marga Jaya, anak usaha PT Jakarta Propertindo (BUMD DKI Jakarta).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.