Pelanggan PDAM Tidak Terlayani

Kompas.com - 12/09/2012, 03:12 WIB
Editor

CIREBON, KOMPAS - Lebih dari 4.000 pelanggan Perusahaan Daerah Air Minum Kabupaten Cirebon tidak mendapatkan pasokan air bersih dalam tiga bulan terakhir. Tiga mesin pengolah air minum di kabupaten itu tidak beroperasi karena kekurangan air baku sejak musim kemarau.

Direktur PDAM Kabupaten Cirebon Nasija Warnadi, Selasa (11/9), mengatakan, 28.900 sambungan langganan tidak bisa dialiri air sejak Juli 2012. Mereka tersebar di tiga wilayah pengolahan air minum, yakni Kapetakan, Losari, dan Ciwaringin. ”Sumber-sumber air baku mengering,” kata Nasija.

Menurut catatan PDAM, debit air di ketiga wilayah itu masing-masing 100 liter per detik untuk wilayah Kapetakan, 70 liter per detik untuk Losari, dan 120 liter per detik untuk Ciwaringin. Dengan tiga mesin pengolah air yang tidak beroperasi, PDAM Kabupaten Cirebon kehilangan debit air sampai 190 liter per detik. Pada kondisi normal, debit air yang dipasok PDAM Kabupaten Cirebon mencapai 450 liter per detik.

”Untuk sementara diatasi dengan pembagian air bersih melalui tangki-tangki. Ada 9 mobil tangki yang berkeliling membagikan air, serta 8 hidran yang dipasang di titik-titik paling rawan,” kata Nasija.

Kepala Balai Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Jatiwangi Effendi mengatakan, musim kemarau di wilayah itu diperkirakan baru berakhir pada akhir Oktober atau awal November.

11 kabupaten

Krisis air bersih yang parah juga terjadi di 11 kabupaten yang masuk wilayah Badan Koordinasi Wilayah I Pati, Jawa Tengah. Sejak Juli hingga awal September, tercatat 835 desa di 11 kabupaten itu bergantung pada pasokan air bersih pemerintah dan perusahaan-perusahaan setempat.

Kepala Badan Koordinasi Wilayah I Pati Ignatius Indra Surya, Selasa, di Kudus, mengatakan, kabupaten-kabupaten yang telah dibantu pasokan air dari Badan Koordinasi Wilayah I Pati adalah Rembang, Blora, Pati, Grobogan, dan Semarang. Daerah yang terparah adalah Kabupaten Rembang, Blora, Grobogan, dan Pati.

(HEN/REK)



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Saat Lahan Pemakaman Korban Covid-19 di Jakarta Kian Menipis...

Saat Lahan Pemakaman Korban Covid-19 di Jakarta Kian Menipis...

Megapolitan
Kapolda Metro: Kerawanan Pilkada Depok dan Tangsel Sama

Kapolda Metro: Kerawanan Pilkada Depok dan Tangsel Sama

Megapolitan
Terus Melonjak, 1.360 Kasus Baru Covid-19 di Jakarta

Terus Melonjak, 1.360 Kasus Baru Covid-19 di Jakarta

Megapolitan
Untuk Pelaku UMKM, Ini Stimulus Pemprov DKI Jakarta yang Perlu Kalian Tahu

Untuk Pelaku UMKM, Ini Stimulus Pemprov DKI Jakarta yang Perlu Kalian Tahu

Megapolitan
2.407 Warga Depok Masih Positif Covid-19, Terbanyak Selama Pandemi

2.407 Warga Depok Masih Positif Covid-19, Terbanyak Selama Pandemi

Megapolitan
Daftar 18 Artis yang Terjerat Narkoba dan Psikotropika Sepanjang 2020

Daftar 18 Artis yang Terjerat Narkoba dan Psikotropika Sepanjang 2020

Megapolitan
Meski di Tengah Pandmi, KPU Tangsel Targetkan Pemilih Mencapai 77 Persen

Meski di Tengah Pandmi, KPU Tangsel Targetkan Pemilih Mencapai 77 Persen

Megapolitan
Pilkada Depok: Ini Ucapan Imam Budi yang Dianggap Afifah Alia Melecehkan

Pilkada Depok: Ini Ucapan Imam Budi yang Dianggap Afifah Alia Melecehkan

Megapolitan
Cekcok karena Perempuan, Pria di Tangerang Tewas Ditusuk

Cekcok karena Perempuan, Pria di Tangerang Tewas Ditusuk

Megapolitan
Anies Baswedan Jadi Wakil Ketua Komite Pengarah C40 Cities Bersama Gubernur Tokyo

Anies Baswedan Jadi Wakil Ketua Komite Pengarah C40 Cities Bersama Gubernur Tokyo

Megapolitan
Ketua DPRD DKI: Kenaikan Anggaran karena Tambahan Kegiatan

Ketua DPRD DKI: Kenaikan Anggaran karena Tambahan Kegiatan

Megapolitan
Ditangkap Terkait Sabu, Mantan Artis Cilik IBS Masih Syok

Ditangkap Terkait Sabu, Mantan Artis Cilik IBS Masih Syok

Megapolitan
Polisi: Mantan Artis Cilik Iyut Bing Slamet Beli Sabu dari Seseorang di Johar Baru

Polisi: Mantan Artis Cilik Iyut Bing Slamet Beli Sabu dari Seseorang di Johar Baru

Megapolitan
Ditangkap Terkait Narkoba, Mantan Artis Cilik IBS Gunakan Sabu Sejak 2004

Ditangkap Terkait Narkoba, Mantan Artis Cilik IBS Gunakan Sabu Sejak 2004

Megapolitan
Jangan Panik, Warga Diingatkan Segera Selamatkan Dokumen dan Cabut Aliran Listrik Saat Banjir

Jangan Panik, Warga Diingatkan Segera Selamatkan Dokumen dan Cabut Aliran Listrik Saat Banjir

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X