Henk Ngantung, Memotret Sejarah Dalam Sketsa

Kompas.com - 12/09/2012, 12:04 WIB
Penulis Imanuel More
|
EditorAna Shofiana Syatiri

Masih banyak lukisan momen-momen sejarah yang telah dihasilkan teman Chairil Anwar dan Asrul Sani itu. Rekaman aktivitas Presiden Soekarno, Perdana Menteri Sutan Syahrir, dan sejarah awal kemerdekaan telah didokumentasikan Henk.

Sayang, kebanyakan lukisan itu hanya tinggal kenangan dan tidak diketahui secara pasti keberadaannya saat ini. Kesulitan ekonomi yang melilit Janda empat anak mantan gubernur DKI itu membuatnya terpaksa melepas satu per satu peninggalan bernilai sejarah dari suaminya. Minimnya perhatian pemerintah terhadap dokumentasi sejarah yang dihasilkan pencipta logo Provinsi DKI Jakarta itu kemudian mendorong Evie yang dalam posisi terpaksa menjual karya-karya seni tersebut.

Beberapa sketsa bernilai historis lain telah lebih dahulu 'diselamatkan' Presiden Soekarno, di antaranya, sketsa Gajahmada dan lukisan Sang Pemanah.

Gajahmada, Patih Kerajaan Majapahit yang terkenal telah dituangkan dalam bentuk sketsa rekaan oleh Henk. Sketsa tersebutlah yang saat ini mengisi lembaran buku Sejarah di tingkat Sekolah Dasar hingga SMA. Sketsa tersebut pula, yang menginspirasi patung Gajah Mada yang dikenal sebagai Panglima Bhayangkara, di halaman kompleks Mabes Polri.

Dua sketsa lain yang lebih dikenal warga Jakarta dalam bentuk patung atau tugu adalah Patung Selamat Datang di Bundaran Hotel Indonesia dan Tugu Pembebasan Irian Barat di Lapangan Banteng.

"Kalau Patung Selamat Datang ide awal Pak Henk untuk dinamai "Bangsa Indonesia Menyambut Masa Depan", kemudian diubah atas permintaan Pak Karno," ujar Evie.

 

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dirumahkan karena Pandemi, Pasangan Ini Raup Belasan Juta Rupiah dari Bisnis Tanaman Hias

Dirumahkan karena Pandemi, Pasangan Ini Raup Belasan Juta Rupiah dari Bisnis Tanaman Hias

Megapolitan
Kepada Majelis Hakim, Dwi Sasono Minta Pengurangan Hukuman

Kepada Majelis Hakim, Dwi Sasono Minta Pengurangan Hukuman

Megapolitan
Akibat Pandemi Covid-19, Tender MRT Harmoni-Kota 2 Kali Gagal Lelang

Akibat Pandemi Covid-19, Tender MRT Harmoni-Kota 2 Kali Gagal Lelang

Megapolitan
Kota Bogor Zona Merah, Kasus Positif Terus Meningkat

Kota Bogor Zona Merah, Kasus Positif Terus Meningkat

Megapolitan
Kapolres Jaksel Sebut Tak Ada Bentrokan di TMP Kalibata

Kapolres Jaksel Sebut Tak Ada Bentrokan di TMP Kalibata

Megapolitan
Polisi Tangkap 5 Penjual Narkoba di Hotel Kawasan Cempaka Putih

Polisi Tangkap 5 Penjual Narkoba di Hotel Kawasan Cempaka Putih

Megapolitan
Diduga Depresi, Pemuda di Bekasi Tewas Gantung Diri di Rumah

Diduga Depresi, Pemuda di Bekasi Tewas Gantung Diri di Rumah

Megapolitan
Bentrokan di TMP Kalibata, Saksi Sebut Demonstran Lari Kocar-kacir

Bentrokan di TMP Kalibata, Saksi Sebut Demonstran Lari Kocar-kacir

Megapolitan
Jadi Tempat Isolasi, Wisma Jakarta Islamic Centre Khusus Pasien OTG Warga Jakut

Jadi Tempat Isolasi, Wisma Jakarta Islamic Centre Khusus Pasien OTG Warga Jakut

Megapolitan
Sebelum Bentrokan Terjadi, Sejumlah Purnawirawan Ziarah dan Tabur Bunga di TMP Kalibata

Sebelum Bentrokan Terjadi, Sejumlah Purnawirawan Ziarah dan Tabur Bunga di TMP Kalibata

Megapolitan
UPDATE 30 September: Bertambah 9 Kasus Positif dan 9 Pasien Covid-19 Sembuh di Tangsel

UPDATE 30 September: Bertambah 9 Kasus Positif dan 9 Pasien Covid-19 Sembuh di Tangsel

Megapolitan
Komnas Perempuan Harap Pelaku Peras Payudara di Pondok Aren Ditangkap

Komnas Perempuan Harap Pelaku Peras Payudara di Pondok Aren Ditangkap

Megapolitan
Bocah di Bekasi yang Lantunkan Ayat Al Quran saat Dirawat di RSPAD Meninggal Dunia

Bocah di Bekasi yang Lantunkan Ayat Al Quran saat Dirawat di RSPAD Meninggal Dunia

Megapolitan
Bentrok di TMP Kalibata, Kaca Angkot Pecah

Bentrok di TMP Kalibata, Kaca Angkot Pecah

Megapolitan
Jenazah Dokter Aborsi Ilegal Dimakamkan dengan Protokol Covid-19

Jenazah Dokter Aborsi Ilegal Dimakamkan dengan Protokol Covid-19

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X