Alasan Basuki Mengisi Kampanye dengan Dialog ASI - Kompas.com

Alasan Basuki Mengisi Kampanye dengan Dialog ASI

Kompas.com - 15/09/2012, 15:38 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Calon wakil gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, mengatakan, kehadirannya dalam acara "Bincang ASI" bersama ibu-ibu bukan karena ingin melakukan pendekatan yang berbeda dibandingkan calon lainnya. Ahok, sapaan akrabnya, mengungkapkan, hal tersebut dapat dijadikan tekanan politik yang efektif.

"Sebenarnya ini suatu gerakan, terpilih atau tidak terpilih, itu bukan persoalan utama. Yang utama keadilan sosial dan kesejahteran tercapai. Ini kan juga pressure politik," ujar Ahok, seusai menghadiri acara "Bincang ASI" di Jalan Borobudur, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (15/9/2012) siang.

Ahok melanjutkan, tekanan politik yang dimaksud adalah tanggapan langsung warga atas kondisi di Ibu Kota. Ia menilai, keberadaan ruang bagi ibu menyusui di Ibu Kota sangat mengecewakan. Apalagi, DKI Jakarta tidak memiliki peraturan daerah yang mengatur hal tersebut.

"Kalau kami lakukan ini, calon lain pasti juga memikirkan semua undang-undang, hak dari bayi sampai meninggal. Soal kita terpilih atau tidak terpilih itu eksesnya saja," lanjutnya.

Pernyataan pria yang berpasangan dengan calon gubernur Joko Widodo tersebut terkait dengan teknik kampanye yang berbeda dari tradisi kampanye pada umumnya. Jika pasangan lain lebih memilih turun langsung dan berdialog dengan warga, ia menyempatkan untuk hadir di tengah ibu-ibu untuk menyosialisasikan gerakan pemberian ASI.

Lebih jauh, Ahok berharap, melalui PDI Perjuangan, partai yang mengusungnya, mampu mewujudkan kebijakan yang berkaitan dengan kesejahteraan masyarakat tersebut.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
    EditorInggried Dwi Wedhaswary
    Komentar

    Terkini Lainnya

    Bantah Ada Intimidasi, Polisi Tuding Bos First Travel Berbohong

    Bantah Ada Intimidasi, Polisi Tuding Bos First Travel Berbohong

    Nasional
    Rhoma Irama Sebut Sudirman Said Penuhi Kriteria Pemimpin Muslim

    Rhoma Irama Sebut Sudirman Said Penuhi Kriteria Pemimpin Muslim

    Regional
    Kelompok Pengedar Uang Palsu Diringkus Polisi, Dua di Antaranya Pelajar dan Mahasiswa

    Kelompok Pengedar Uang Palsu Diringkus Polisi, Dua di Antaranya Pelajar dan Mahasiswa

    Regional
    Pengakuan Gatot Nurmantyo soal Kedekatannya dengan Tomy Winata dan Logistik Pencapresan

    Pengakuan Gatot Nurmantyo soal Kedekatannya dengan Tomy Winata dan Logistik Pencapresan

    Nasional
    Saat Perwakilan Ojek Online Se-Indonesia Mengadu ke DPR

    Saat Perwakilan Ojek Online Se-Indonesia Mengadu ke DPR

    Megapolitan
    Elektabilitas Jokowi Meningkat, PSI Fokus Tangkal Isu Hoaks Kebijakan Pemerintah

    Elektabilitas Jokowi Meningkat, PSI Fokus Tangkal Isu Hoaks Kebijakan Pemerintah

    Nasional
    Jaksa Minta Waktu 2 Minggu Susun Tuntutan First Travel

    Jaksa Minta Waktu 2 Minggu Susun Tuntutan First Travel

    Nasional
    Sempat Buron, Pelaku Penembakan di Nashville Ditangkap

    Sempat Buron, Pelaku Penembakan di Nashville Ditangkap

    Internasional
    Kehilangan Rumah karena Terseret Arus Sungai, 3 Keluarga Korban Tidur di Emperan Jalan

    Kehilangan Rumah karena Terseret Arus Sungai, 3 Keluarga Korban Tidur di Emperan Jalan

    Regional
    Pria di Kanada Tabrak Kerumunan Pedestrian Pakai Mobil, 10 Orang Tewas

    Pria di Kanada Tabrak Kerumunan Pedestrian Pakai Mobil, 10 Orang Tewas

    Internasional
    Jaksa: Rp 14,3 Juta Bisa Berangkatkan Jemaah, Logikanya di Mana?

    Jaksa: Rp 14,3 Juta Bisa Berangkatkan Jemaah, Logikanya di Mana?

    Nasional
    Merasa Pegawai Biasa, Kepala Divisi Keuangan First Travel Minta Keringanan Hukuman

    Merasa Pegawai Biasa, Kepala Divisi Keuangan First Travel Minta Keringanan Hukuman

    Nasional
    Cerita Gatot Nurmantyo Duduk Bersebelahan dengan Prabowo di HUT Kopassus

    Cerita Gatot Nurmantyo Duduk Bersebelahan dengan Prabowo di HUT Kopassus

    Nasional
    Usai Pesta Miras, Empat Pemuda Perkosa Seorang Gadis di Kompleks Makam

    Usai Pesta Miras, Empat Pemuda Perkosa Seorang Gadis di Kompleks Makam

    Regional
    Ini Lima Momen Menarik Selama Persidangan Setya Novanto

    Ini Lima Momen Menarik Selama Persidangan Setya Novanto

    Nasional

    Close Ads X