Kedubes AS Kedepankan Dialog

Kompas.com - 15/09/2012, 21:56 WIB
|
EditorNasru Alam Aziz

PALEMBANG, KOMPAS.com -- Kedutaan Besar Amerika Serikat di Indonesia akan lebih mengedepankan dialog untuk mengatasi kontroversi seputar film Innocence of Muslims di Indonesia. Sejauh ini Pihak Kedutaan Besar AS belum mengambil tindakan pengamanan khusus seiring dengan merebaknya protes terkait film kontrovesial itu di berbagai negara.

Hal itu diungkapkan Wakil Duta Besar AS Kristen Bauer usai berbicara di podium Silaturahmi Nasional (Silatnas) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) se-Indonesia di Kompleks Olahraga Jakabaring, Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu (15/9/2012). Dalam pertemuan itu ia membawakan tema "Indonesia di Mata Dunia".

Meskipun protes di berbagai telah berujung kerusuhan yang memakan korban jiwa, Bauer mengatakan tetap tenang dan merasa aman di Indonesia. "Nyatanya saya tetap hadir di sini hari ini," katanya.

Ia merasa senang dapat tampil sebagai pembicara sekaligus berdialog dengan para mahasiswa Islam di Silatnas HMI 2012 tersebut. Dalam sesi tanya-jawab dengan para mahasiswa, Bauer juga mengatakan bahwa AS sangat terbuka terhadap Islam. Hal ini ditandai dengan pesatnya pertumbuhan jumlah warga beragama Islam di negara Abang Sam itu. Kondisi ini disebabkan oleh banyaknya imigran beragama Islam di AS.


Bauer menyatakan hal ini sebagai tanggapan atas pertanyaan bernada keras dari salah satu mahasiswa yang menyebutkan AS telah menyebabkan banyak korban tewas di negara-negara Islam dengan kebijakan militer serta ekonominya.

Baca tentang


    Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Formula E 2020 Jakarta: Lapangan Monas Diaspal untuk Trek Balap, Nanti Dikupas Lagi

    Formula E 2020 Jakarta: Lapangan Monas Diaspal untuk Trek Balap, Nanti Dikupas Lagi

    Megapolitan
    Hasil Autopsi Jenazah Anak Karen Idol Akan Keluar 2 Minggu Lagi

    Hasil Autopsi Jenazah Anak Karen Idol Akan Keluar 2 Minggu Lagi

    Megapolitan
    Gelontorkan Rp 1 Triliun Lebih, Jakarta Bakal Jadi Tuan Rumah Formula E hingga 2024

    Gelontorkan Rp 1 Triliun Lebih, Jakarta Bakal Jadi Tuan Rumah Formula E hingga 2024

    Megapolitan
    Jubir: Formula E Ingin Tingkatkan Kepedulian Masyarakat pada Lingkungan

    Jubir: Formula E Ingin Tingkatkan Kepedulian Masyarakat pada Lingkungan

    Megapolitan
    Tiga Penumpang KRL Jadi Korban Pelemparan Batu

    Tiga Penumpang KRL Jadi Korban Pelemparan Batu

    Megapolitan
    Polisi Musnahkan Narkoba Senilai Rp 1 Triliun

    Polisi Musnahkan Narkoba Senilai Rp 1 Triliun

    Megapolitan
    Rahasiakan Rekomendasi Formula E di Monas, Kadisbud DKI Dicecar DPRD

    Rahasiakan Rekomendasi Formula E di Monas, Kadisbud DKI Dicecar DPRD

    Megapolitan
    Wakil Wali Kota Bekasi Lebih Sreg Tiap Sekolah Pasang CCTV daripada Guru Menginap Antisipasi Maling

    Wakil Wali Kota Bekasi Lebih Sreg Tiap Sekolah Pasang CCTV daripada Guru Menginap Antisipasi Maling

    Megapolitan
    Mobil Rubicon Sitaan dari Koruptor Terjual Rp 682 Juta Saat Lelang

    Mobil Rubicon Sitaan dari Koruptor Terjual Rp 682 Juta Saat Lelang

    Megapolitan
    Begini Cara Membuat Kartu Kuning Pencari Kerja

    Begini Cara Membuat Kartu Kuning Pencari Kerja

    Megapolitan
    Lucinta Luna Konsumsi Narkoba karena Depresi, Polisi: Alasan Klasik

    Lucinta Luna Konsumsi Narkoba karena Depresi, Polisi: Alasan Klasik

    Megapolitan
    35 Karyawan di Bekasi Diduga Keracunan Makanan Usai Makan Nasi Katering

    35 Karyawan di Bekasi Diduga Keracunan Makanan Usai Makan Nasi Katering

    Megapolitan
    Benyamin Sesalkan Aksi Protes yang Libatkan Pelajar Terhadap Pembangunan Rusunami di Ciputat

    Benyamin Sesalkan Aksi Protes yang Libatkan Pelajar Terhadap Pembangunan Rusunami di Ciputat

    Megapolitan
    Kena Protes Sekolah, Pihak Rusunami di Ciputat Akan Minimalisasi Debu dari Proyek

    Kena Protes Sekolah, Pihak Rusunami di Ciputat Akan Minimalisasi Debu dari Proyek

    Megapolitan
    Dukung Bayar SPP Pakai Go-Pay, Wakil Wali Kota Bekasi: Jadi Lebih Praktis dan Transparan

    Dukung Bayar SPP Pakai Go-Pay, Wakil Wali Kota Bekasi: Jadi Lebih Praktis dan Transparan

    Megapolitan
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X