Massa FPI Shalat Ashar di Depan Kedubes AS

Kompas.com - 17/09/2012, 16:35 WIB
Penulis Riana Afifah
|
EditorHertanto Soebijoto

JAKARTA, KOMPAS.com - Aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh ribuan orang dari Gerakan Reformis Islam, Gerakan Pembela Islam, dan Front Pembela Islam (FPI) terhenti sementara. Para pengunjuk rasa menghentikan aksinya untuk menunaikan shalat Ashar.

Sebelumnya, orator demonstrasi mengumandangkan adzan dan mengingatkan pada ribuan orang tersebut untuk melakukan kewajiban shalat lima waktu. Para pengunjuk rasa pun mulai membentuk saf di depan Kedutaan Besar Amerika Serikat.

Aksi ribuan orang itu dipicu oleh film berdurasi dua jam yang diberi judul Innocence of Muslims. Film besutan Sam Bacile ini dianggap melecehkan Nabi Muhammad SAW. Para pengunjuk rasa menuntut agar pembuat film ini dihukum mati.

Sebelumnya, para pengunjuk rasa tersebut melakukan long march dari Bundaran Hotel Indonesia hingga Kedutaan Besar Amerika Serikat. Pada Jumat (14/9/2012) lalu, massa dari Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) juga melakukan aksi serupa dengan tuntutan yang senada.

Aksi protes umat muslim juga terjadi di berbagai belahan dunia mengingat film ini awalnya muncul di Youtube. Saat ini, Sam Bacile sudah diamankan oleh Kepolisian Amerika Serikat dan tengah diperiksa. Namun pemeriksaan ini tidak terkait masalah film tersebut, melainkan terkait kejahatan lain, yaitu kepemilikan narkoba.

Baca tentang


    Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Kasus Covid-19 di RS Azra, Pemkot Bogor Enggan Berdebat soal Hasil Pemeriksaan

    Kasus Covid-19 di RS Azra, Pemkot Bogor Enggan Berdebat soal Hasil Pemeriksaan

    Megapolitan
    Pemkot Bekasi Minta Ditjen Perkeretapian Amankan Area Struktur Bata Kuno

    Pemkot Bekasi Minta Ditjen Perkeretapian Amankan Area Struktur Bata Kuno

    Megapolitan
    Kembali ke Zona Oranye, Pemkot Tangerang Enggan Perketat PSBB Lagi

    Kembali ke Zona Oranye, Pemkot Tangerang Enggan Perketat PSBB Lagi

    Megapolitan
    Pandemi Covid-19, Pemprov DKI Hanya Menata 11 Kampung Kumuh dari Target 56 RW

    Pandemi Covid-19, Pemprov DKI Hanya Menata 11 Kampung Kumuh dari Target 56 RW

    Megapolitan
    Jalan Dr Sumarno Cakung Berlaku Satu Arah Saat Jam Pulang Kantor

    Jalan Dr Sumarno Cakung Berlaku Satu Arah Saat Jam Pulang Kantor

    Megapolitan
    UPDATE: Bertambah 2 Kasus, Total 614 Kasus Positif Covid-19 di Kota Bekasi

    UPDATE: Bertambah 2 Kasus, Total 614 Kasus Positif Covid-19 di Kota Bekasi

    Megapolitan
    Jaga Kerahasiaan, Agen Detektif Wanita Tidak Punya Akun Media Sosial

    Jaga Kerahasiaan, Agen Detektif Wanita Tidak Punya Akun Media Sosial

    Megapolitan
    BPBD Keluarkan Peringatan Potensi Angin Puting Beliung di Jakarta

    BPBD Keluarkan Peringatan Potensi Angin Puting Beliung di Jakarta

    Megapolitan
    Seorang Ibu di Palmerah Melahirkan Sendirian, lalu Mengaku Menemukan Bayi

    Seorang Ibu di Palmerah Melahirkan Sendirian, lalu Mengaku Menemukan Bayi

    Megapolitan
    BKD DKI Janjikan Gaji Ke-13 PNS Akan Dibayar Penuh Agustus

    BKD DKI Janjikan Gaji Ke-13 PNS Akan Dibayar Penuh Agustus

    Megapolitan
    Kronologi dan Fakta Kelurahan dengan Kasus Covid-19 Alami Kebakaran

    Kronologi dan Fakta Kelurahan dengan Kasus Covid-19 Alami Kebakaran

    Megapolitan
    Satu Pegawai Giant Margo City Positif Covid-19, Ini Respons Pemkot Depok

    Satu Pegawai Giant Margo City Positif Covid-19, Ini Respons Pemkot Depok

    Megapolitan
    Pergub Penggunaan Kantong Belanja Ramah Lingkungan Disebut Perlu Dikaji Ulang

    Pergub Penggunaan Kantong Belanja Ramah Lingkungan Disebut Perlu Dikaji Ulang

    Megapolitan
    Sepekan Ganjil Genap, Penumpang Angkutan Umum Naik 6 Persen

    Sepekan Ganjil Genap, Penumpang Angkutan Umum Naik 6 Persen

    Megapolitan
    Fakta Terungkapnya Jaringan Penjual Video Pornografi Anak di Jakarta Barat

    Fakta Terungkapnya Jaringan Penjual Video Pornografi Anak di Jakarta Barat

    Megapolitan
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X