Demonstran Bubar, Jalan Medan Merdeka Selatan Dibuka

Kompas.com - 17/09/2012, 18:17 WIB
Penulis Adri Prima
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com - Setelah bentrok dengan polisi di depan Kedutaan Besar Amerika Serikat, massa dari Forum Umat Islam akhirnya membubarkan diri. Jalan Medan Merdeka Selatan yang tadinya ditutup sudah kembali dibuka.

Massa yang merupakan gabungan dari Taruna Muslim, Laskar Pembela Islam (LPI), Gabungan Relawan Islam, Gerakan Reformis Islam (Garis), Front Pembela Islam (FPI), dan Ansharut Tauhid berangsur-angsur membubarkan diri mulai pukul 17.30 WIB. Kondisi jalan yang semrawut pun terlihat.

Di depan Balaikota Jakarta tampak terlihat pot-pot bunga yang pecah karena dihancurkan. Jalanan tampak dipenuhi kayu dan batu yang bertebaran.

Kendaraan pun sudah bisa melintas di jalan tersebut. Namun polisi masih terlihat berjaga-jaga di depan Kedubes AS.

Diberitakan sebelumnya, aksi unjuk rasa yang digelar FUI di depan Kantor Kedubes AS berlangsung rusuh. Pihak kepolisian sempat menggunakan water cannon serta menembakkan gas air mata.

Aksi unjuk rasa yang berujung bentrok ini dilatarbelakangi peredaran film Innocence of Muslims yang dianggap melecehkan dan menghina Nabi Muhammad SAW. FUI menuntut penangkapan dan hukuman mati terhadap sutradara dan produser film tersebut, yakni Sam Bacile dan Terry Jones.

 

Baca tentang


    Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Menengok Dhanagun, Vihara Berusia 3 Abad di Bogor

    Menengok Dhanagun, Vihara Berusia 3 Abad di Bogor

    Megapolitan
    5 Fakta Pencurian Kotak Amal Masjid di Bekasi Utara

    5 Fakta Pencurian Kotak Amal Masjid di Bekasi Utara

    Megapolitan
    Jumat, Jakarta Diprakirakan Hujan dari Pagi sampai Malam

    Jumat, Jakarta Diprakirakan Hujan dari Pagi sampai Malam

    Megapolitan
    Proyek Revitalisasi Monas Molor, Kontraktor: Faktor Cuaca

    Proyek Revitalisasi Monas Molor, Kontraktor: Faktor Cuaca

    Megapolitan
    Mantan Atlet Kayak Khawatir Diberhentikan sebagai Tenaga Honorer di Depok

    Mantan Atlet Kayak Khawatir Diberhentikan sebagai Tenaga Honorer di Depok

    Megapolitan
    Cegah Penyebaran Virus Corona, Lion Air Group Batalkan Penerbangan ke China

    Cegah Penyebaran Virus Corona, Lion Air Group Batalkan Penerbangan ke China

    Megapolitan
    Kronologi Terbongkarnya Praktik Prostitusi Online di Apartemen Kalibata

    Kronologi Terbongkarnya Praktik Prostitusi Online di Apartemen Kalibata

    Megapolitan
    WNA AS Penyelundup Brownies Ganja Ditangkap, Temannya DPO

    WNA AS Penyelundup Brownies Ganja Ditangkap, Temannya DPO

    Megapolitan
    KJRI Toronto Undang Bogor Hadiri Indonesian Summer Festival di Kanada

    KJRI Toronto Undang Bogor Hadiri Indonesian Summer Festival di Kanada

    Megapolitan
    Cegah Banjir, Saluran Penghubung Sulaiman di Makasar Dikuras

    Cegah Banjir, Saluran Penghubung Sulaiman di Makasar Dikuras

    Megapolitan
    Kisah Grup Barongsai Kong Ha Hong, Dilarang Era Orba dan Kini Jadi Juara Dunia

    Kisah Grup Barongsai Kong Ha Hong, Dilarang Era Orba dan Kini Jadi Juara Dunia

    Megapolitan
    Ketua Ormas Goib Bantah Buat Spanduk Tolak Bioskop XXI karena Faktor Ekonomi

    Ketua Ormas Goib Bantah Buat Spanduk Tolak Bioskop XXI karena Faktor Ekonomi

    Megapolitan
    Bikin Surat Pamitan, Dirut Transjakarta yang Mundur Sebut Anies 'Bapak Integrasi'

    Bikin Surat Pamitan, Dirut Transjakarta yang Mundur Sebut Anies "Bapak Integrasi"

    Megapolitan
    Dirut Transjakarta Mundur, Posisinya Digantikan Wakil Ketua DTKJ

    Dirut Transjakarta Mundur, Posisinya Digantikan Wakil Ketua DTKJ

    Megapolitan
    Harga Cabai Rawit Merah di Bogor Tembus Rp 90.000 Per Kilo

    Harga Cabai Rawit Merah di Bogor Tembus Rp 90.000 Per Kilo

    Megapolitan
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X