Hitung Cepat "Kompas", Akhirnya Jokowi-Basuki Unggul

Kompas.com - 20/09/2012, 15:13 WIB
Penulis Riana Afifah
|
EditorLaksono Hari W

JAKARTA, KOMPAS.com — Putaran kedua Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta 2012 telah berakhir. Hasil perhitungan cepat Litbang Kompas memotret perolehan suara di wilayah Jakarta dikuasai oleh pasangan nomor urut tiga, yaitu Joko Widodo dan Basuki Tjahaja Purnama.

Wakil Pemimpin Redaksi Harian Kompas Budiman Tanuredjo mengatakan, hasil dari hitung cepat Litbang Kompas ini tidak dapat menjadi patokan. Hasil resmi tetap harus menunggu dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi DKI Jakarta.

"Kami hanya memetakan walaupun angkanya tidak jauh dari hasil hitung cepat. Otoritasnya tetap ada pada KPU Provinsi DKI Jakarta," kata Budiman di Kantor Redaksi Kompas, Jalan Palmerah Selatan, Jakarta, Kamis (20/9/2012).

Dari 200 sampel tempat pemungutan suara yang digunakan dalam hitung cepat Litbang Kompas ini, Jokowi-Basuki unggul dengan total suara 53,26 persen dari jumlah suara sah. Adapun pasangan Foke-Nara mengantongi 46,74 persen dari suara sah. "Sekali lagi, otoritas ada di KPU DKI. Tetapi, hasil hitung cepat Kompas seperti ini. Sekarang saatnya Jokowi-Basuki wujudkan janji-janjinya," kata Budiman.


Pada proses hitung cepat putaran pertama Pilkada DKI Jakarta, Juli lalu, Litbang Kompas menyajikan hasil hitung cepat paling akurat. Waktu itu hitung cepat Kompas menempatkan pasangan Jokowi-Basuki meraih komposisi suara 42,61 persen, sementara Foke-Nara meraih 34,35 persen. Keduanya lolos ke putaran kedua Pilkada DKI dan menyingkirkan empat pasangan kandidat lain.

Hasil hitung cepat Kompas dapat diakses di http://kom.ps/dki1

Baca tentang
    Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


    Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Ada Jembatan Instagramable Berbentuk Kerang Hijau di Tugu Selatan

    Ada Jembatan Instagramable Berbentuk Kerang Hijau di Tugu Selatan

    Megapolitan
    Mahasiswa Tewas Ditabrak Truk, Pemkot Tangsel Akan Revisi Aturan Operasional Truk

    Mahasiswa Tewas Ditabrak Truk, Pemkot Tangsel Akan Revisi Aturan Operasional Truk

    Megapolitan
    Polisi: Dosen Nonaktif IPB Abdul Basith Terlibat Peledakan Bom Molotov Saat Kerusuhan di Jakarta

    Polisi: Dosen Nonaktif IPB Abdul Basith Terlibat Peledakan Bom Molotov Saat Kerusuhan di Jakarta

    Megapolitan
    Hasil Survei, Lebih Banyak Warga DKI yang Setuju Bekasi Gabung Jakarta

    Hasil Survei, Lebih Banyak Warga DKI yang Setuju Bekasi Gabung Jakarta

    Megapolitan
    Dishub DKI: Warga Tak Perlu Ragu Naik Bus Zhongtong

    Dishub DKI: Warga Tak Perlu Ragu Naik Bus Zhongtong

    Megapolitan
    Satu Bulan Jadi Penyedia Jasa Sepeda Listrik, Wawan Untung Rp 1 Juta

    Satu Bulan Jadi Penyedia Jasa Sepeda Listrik, Wawan Untung Rp 1 Juta

    Megapolitan
    Fans K-pop Sempat Kaget Setelah Billboard Berisi Tampangnya Viral

    Fans K-pop Sempat Kaget Setelah Billboard Berisi Tampangnya Viral

    Megapolitan
    Pemagaran Pelintasan Kereta Dekat Stasiun Palmerah Tak Ada Hubungannya dengan Pelantikan Presiden

    Pemagaran Pelintasan Kereta Dekat Stasiun Palmerah Tak Ada Hubungannya dengan Pelantikan Presiden

    Megapolitan
    Mahasiswa Akan Lapor Ke Ombudsman jika Somasi Tak Digubris Pemkot Tangsel

    Mahasiswa Akan Lapor Ke Ombudsman jika Somasi Tak Digubris Pemkot Tangsel

    Megapolitan
    Banyak Pagar Pelintasan Kereta Api yang Kerap Dijebol Warga, Ini Kata Polisi

    Banyak Pagar Pelintasan Kereta Api yang Kerap Dijebol Warga, Ini Kata Polisi

    Megapolitan
    Bocah 8 Tahun yang Dicabuli Tetangga Alami Trauma hingga Tak Mau Sekolah

    Bocah 8 Tahun yang Dicabuli Tetangga Alami Trauma hingga Tak Mau Sekolah

    Megapolitan
    Pria 42 Tahun Dituduh Cabuli Bocah 8 Tahun di Jakarta Timur

    Pria 42 Tahun Dituduh Cabuli Bocah 8 Tahun di Jakarta Timur

    Megapolitan
    Menjajal Bus Zhong Tong yang Telah Beroperasi Sepekan

    Menjajal Bus Zhong Tong yang Telah Beroperasi Sepekan

    Megapolitan
    Cerita Fans K-pop Ditawari Pasang Billboard Berisi Tampangnya di Bekasi

    Cerita Fans K-pop Ditawari Pasang Billboard Berisi Tampangnya di Bekasi

    Megapolitan
    Ingin Menyeberang Rel, Bocah 10 Tahun Tewas Tersambar Kereta di Depan Kampus UP

    Ingin Menyeberang Rel, Bocah 10 Tahun Tewas Tersambar Kereta di Depan Kampus UP

    Megapolitan
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X