Rasyid Siapkan Data Admin TrioMacan2000

Kompas.com - 24/09/2012, 17:08 WIB
|
EditorHertanto Soebijoto

JAKARTA, KOMPAS.com - Kuasa hukum staf khusus Menteri Perekonomian, Abdul Rasyid, mengaku sudah menyiapkan sejumlah data terkait admin situs www.triomacan2000.net. Data-data itu nantinya akan diberikan ke penyidik Subdit Cyber Crime Polda Metro Jaya.

"Sudah coba kami telusuri sendiri sebenarnya siapa admin website Trio Macan 2000 ini. Data sudah kami pegang, dan nantinya akan diberikan ke penyidik," ujar kuasa hukum Abdul Rasyid, Dedi Kurnia, Senin (24/9/2012), usai melapor ke Polda Metro Jaya.

Saat ditanya lebih lanjut, Dedi masih merahasiakan siapa sebenarnya admin website yang menuduh Abdul Rasyid bersama dua temannya, yakni Syahganda Nainggolan dan Raden Nuh sebagai akun twitter yang kerap menyebarkan informasi soak korupsi tersebut.

"Jangan, ini nantinya jadi konsumsi penyidik. Kami juga menunggu kepolisian untuk mengungkap pakai caranya sendiri, data ini untuk membantu penyidik," kata Dedi lagi.

Kendati demikian, Dedi memastikan bahwa admin website Trio Macan 2000 berbeda dengan akun twitternya. "Berbeda, Twitter dan website dikelola orang yang beda," tuturnya.

Sementara itu, Rasyid mengaku dirinya tidak tahu motif di balik penyebutan namanya sebagai admin akun twitter @TrioMacan2000 itu. Ia mengatakan, dirinya menyerahkan kasus ini sepenuhnya ke aparat kepolisian.

"Kami akan kawal sampai kasus ini terungkap. Dan kami minta situs itu ditutup karena sudah menyebarkan fitnah," kata Rasyid.

Diberitakan sebelumnya, Abdul Rasyid melaporkan admin situs www.triomacan2000.net ke Polda Metro Jaya terkait dengan kasus dugaan fitnah dan penyebaran informasi yang tidak benar melalui media online. Rasyid melapor admin yang statusnya masih dalam penyelidikan itu dengan Pasal 31 dan Pasal 311 KUHP, serta Pasal 27 juncto Pasal 45 Ayat 1 Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Situs www.triomacan2000.net pada tanggal 21 September 2012 lalu memuat sebuah tulisan berjudul "Siapa Triomacan2000? Berikut Admin Operator Sekaligus Misinya". Tulisan itu memaparkan riwayat Syahganda Nainggolan, Abdul Rasyid, dan Raden Nuh yang disebut-sebut sebagai admin akun twitter @TrioMacan2000.

Baca tentang


    Rekomendasi untuk anda
    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Total 47 Korban Sriwijaya Air SJ 182 Teridentifikasi, Ini Daftar Namanya

    Total 47 Korban Sriwijaya Air SJ 182 Teridentifikasi, Ini Daftar Namanya

    Megapolitan
    TPU Bambu Apus Bisa Tampung 700 Jenazah Pasien Covid-19

    TPU Bambu Apus Bisa Tampung 700 Jenazah Pasien Covid-19

    Megapolitan
    Modus Tawarkan Pekerjaan, TNI Gadungan Curi Motor Korban

    Modus Tawarkan Pekerjaan, TNI Gadungan Curi Motor Korban

    Megapolitan
    4 Fakta Risma Bantu 15 PPKS Kerja di BUMN, dari Pemulung Kini Pekerja di Proyek Tol

    4 Fakta Risma Bantu 15 PPKS Kerja di BUMN, dari Pemulung Kini Pekerja di Proyek Tol

    Megapolitan
    Pemprov DKI Buka Lahan Baru Pemakaman Jenazah Pasien Covid-19 di TPU Bambu Apus

    Pemprov DKI Buka Lahan Baru Pemakaman Jenazah Pasien Covid-19 di TPU Bambu Apus

    Megapolitan
    Depok Catat 410 Kasus Baru, 4.569 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

    Depok Catat 410 Kasus Baru, 4.569 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

    Megapolitan
    Rangkap Jabatan Marullah Matali, Dilantik Jadi Sekda DKI Jakarta Lalu Ditunjuk Plt Wali Kota Jaksel

    Rangkap Jabatan Marullah Matali, Dilantik Jadi Sekda DKI Jakarta Lalu Ditunjuk Plt Wali Kota Jaksel

    Megapolitan
    UPDATE: Tambah 73 Kasus di Kota Tangerang, 3 Pasien Covid-19 Meninggal

    UPDATE: Tambah 73 Kasus di Kota Tangerang, 3 Pasien Covid-19 Meninggal

    Megapolitan
    Sejarah Hari Ini: Kecelakaan Maut Tugu Tani yang Renggut 9 Nyawa Pejalan Kaki

    Sejarah Hari Ini: Kecelakaan Maut Tugu Tani yang Renggut 9 Nyawa Pejalan Kaki

    Megapolitan
    Pedagang Emas di Depok Tertipu, Emas 300 Gram Dibawa Kabur Pelaku

    Pedagang Emas di Depok Tertipu, Emas 300 Gram Dibawa Kabur Pelaku

    Megapolitan
    Prakiraan Cuaca BMKG Jumat: Bogor, Tangerang, dan Sebagian Jakarta Berpeluang Hujan

    Prakiraan Cuaca BMKG Jumat: Bogor, Tangerang, dan Sebagian Jakarta Berpeluang Hujan

    Megapolitan
    5 Fakta Terkini Operasi Pencarian Sriwijaya Air SJ 182: Dihentikan hingga Proses Identifikasi

    5 Fakta Terkini Operasi Pencarian Sriwijaya Air SJ 182: Dihentikan hingga Proses Identifikasi

    Megapolitan
    Cerita Dokter soal Penuhnya RS Covid-19 di Jakarta, Mencari ICU ke Karawang hingga Pasien Dirawat di Kursi

    Cerita Dokter soal Penuhnya RS Covid-19 di Jakarta, Mencari ICU ke Karawang hingga Pasien Dirawat di Kursi

    Megapolitan
    Pedagang di Seputar Pasar Malabar Masih Langgar Aturan Jam Malam PPKM

    Pedagang di Seputar Pasar Malabar Masih Langgar Aturan Jam Malam PPKM

    Megapolitan
    Aksi Penumpang Transjakarta Curi Hand Sanitizer Terekam CCTV

    Aksi Penumpang Transjakarta Curi Hand Sanitizer Terekam CCTV

    Megapolitan
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X