Pencuri Mobil Diduga dari Kelompok yang Sama

Kompas.com - 26/09/2012, 14:10 WIB
|
EditorFarid Assifa

SURABAYA, KOMPAS.com - Polisi menengarai, pelaku pencurian mobil yang kerap terjadi di Surabaya sebulan terakhir dilakukan oleh kelompok yang sama. Dugaan itu berdasarkan modus cara pencurian yang hampir sama di setiap TKP.

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Farman saat dikonfirmasi mengatakan, hasil olah TKP timnya di sejumlah TKP memang menyebutkan kemiripan modus. ''Modus pelaku dengan cara memanjat pagar, kemudian merusak jendela, dan membuka pintu serta mengambil kunci mobil di dalam rumah,'' katanya Rabu (26/9/2012).

Pihaknya mengaku belum dapat memberikan perkembangan informasi karena saat ini timnya masih melakukan penyelidikan. ''Kami masih lidik, jadi mohon waktu dan doanya,'' jelas Farman.

Berdasarkan catatan Kompas.com, sepanjang September, setidaknya 5 aksi pencurian terjadi di Surabaya (bukan 3 kali seperti yang diberitakan sebelumnya). Awal September terjadi di Perumahan Gunung Sari Blok S Nomor 8. Saat itu pencuri berhasil membawa kabur mobil CRV Nopol L 1852 H warna Silver, milik Nono Supriadi.

Pencurian berlanjut mobil Toyota Kijang Grand Extra nopol L 1286 JD tahun 1996 milik Muhammad Yunus warga Jalan Ngagel Rejo Kidul No 5. Pada 11 September, sebuah mobil Mitsubishi Pajero Sport 2009 berwarna hitam juga digondol kawanan pencuri dari garasi rumah Imelda Kwaniati Kurniadi warga Jalan Darmo Harapan Utara 9 EW/38. Mobil bernopol L 1745 PF itu diketahui hilang dari garasi berpagar terkunci pukul 05.00 WIB.

Sementara kemarin, kawanan pencuri juga mencoba menggondol Mobil Honda Jazz bernopol L 1827 G dari rumah milik Kusuma di Jalan Kebraon Selatan blok FA Nomor 12. Untungnya, aksi pencurian cepat diketahui putra pemilik rumah yang curiga ada suara pagar dari depan rumahnya. Teriakan putra pemilik rumah itu membuat dua pencuri melarikan diri.

Dini hari tadi, mobil mewah Toyota Vellfire milik Hari Sudarsono warga Jalan Darmo Satelit Utara VII CT-12 kembali hilang digondol kawanan pencuri. Hilangnya mobil bernopol L 1928 HS itu diketahui sekitar pukul 04.30, saat pemiliknya akan berolahraga pagi.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mal Jakarta Buka 15 Juni, Bioskop, Karaoke, hingga Arena Permainan Anak Belum Beroperasi

Mal Jakarta Buka 15 Juni, Bioskop, Karaoke, hingga Arena Permainan Anak Belum Beroperasi

Megapolitan
APPBI: Semua Mal di Jakarta Beroperasi Mulai 15 Juni 2020

APPBI: Semua Mal di Jakarta Beroperasi Mulai 15 Juni 2020

Megapolitan
BMKG: Tangerang, Depok, dan Sebagian Jakarta Cerah Berawan Sepanjang Hari

BMKG: Tangerang, Depok, dan Sebagian Jakarta Cerah Berawan Sepanjang Hari

Megapolitan
Mulai Senin, Headway MRT Saat Jam Sibuk adalah 5 Menit

Mulai Senin, Headway MRT Saat Jam Sibuk adalah 5 Menit

Megapolitan
14 Orang yang Dikarantina di Rumah Lawan Covid-19 Dipulangkan, Salah satunya Istri Lurah di Tangsel

14 Orang yang Dikarantina di Rumah Lawan Covid-19 Dipulangkan, Salah satunya Istri Lurah di Tangsel

Megapolitan
UPDATE Covid-19 6 Juni: 271 Positif, 36 Meninggal, 89 Sembuh di Tangsel

UPDATE Covid-19 6 Juni: 271 Positif, 36 Meninggal, 89 Sembuh di Tangsel

Megapolitan
Kantor, Mal, hingga Stasiun dan Terminal di Jakarta Wajib Siapkan Parkir Khusus Sepeda saat PSBB Transisi

Kantor, Mal, hingga Stasiun dan Terminal di Jakarta Wajib Siapkan Parkir Khusus Sepeda saat PSBB Transisi

Megapolitan
PSBB Transisi di Jakarta, Begini Protokol yang Akan Diterapkan Mal Central Park

PSBB Transisi di Jakarta, Begini Protokol yang Akan Diterapkan Mal Central Park

Megapolitan
[UPDATE] Covid-19 6 Juni di Depok: 1 Kasus Baru, 1 Suspect Meninggal Dunia

[UPDATE] Covid-19 6 Juni di Depok: 1 Kasus Baru, 1 Suspect Meninggal Dunia

Megapolitan
Sempat Dirawat 3 Hari di ICU, Paranormal Ki Gendeng Pamungkas Meninggal Dunia

Sempat Dirawat 3 Hari di ICU, Paranormal Ki Gendeng Pamungkas Meninggal Dunia

Megapolitan
UPDATE 6 Juni: Pasien Positif Covid-19 di Jakarta Bertambah 102 Orang

UPDATE 6 Juni: Pasien Positif Covid-19 di Jakarta Bertambah 102 Orang

Megapolitan
Sistem Ganjil Genap Belum Berlaku Pekan Depan, Dishub Tunggu Sepekan PSBB Transisi

Sistem Ganjil Genap Belum Berlaku Pekan Depan, Dishub Tunggu Sepekan PSBB Transisi

Megapolitan
Gereja Katedral Jakarta Akan Dibuka Setelah Siap dengan Protokol Kesehatan

Gereja Katedral Jakarta Akan Dibuka Setelah Siap dengan Protokol Kesehatan

Megapolitan
Tempat Karaoke hingga Spa Kembali Beroperasi, Ketua DPRD Nilai Pemkot Bekasi Tergesa-gesa

Tempat Karaoke hingga Spa Kembali Beroperasi, Ketua DPRD Nilai Pemkot Bekasi Tergesa-gesa

Megapolitan
PSBB Transisi, Anak-anak dan Ibu Hamil Dilarang Masuk Monas

PSBB Transisi, Anak-anak dan Ibu Hamil Dilarang Masuk Monas

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X