Kampung Ambon Digerebek, 13 Ditahan - Kompas.com

Kampung Ambon Digerebek, 13 Ditahan

Kompas.com - 27/09/2012, 17:38 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Satuan Anti Narkoba Polres Jakarta Barat kembali melakukan penggerebekan di komplek Permata, Kelurahan Kedaung Kaliangke, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat, Kamis (27/9/2012) dini hari. 

Dari penggerebekan kawasan yang dikenal dengan nama Kampung Ambon ini polisi berhasil mengumpulkan sejumlah barang bukti.

"Dari penindakan semalam, kita menyita sabu kepemilikan dan sabu tidak bertuan. Penggerebekan dilakukan di lokasi yang sama seperti kemarin," kata Kepala Satuan Narkoba Polres Jakarta Barat, AKBP Gembong Yudha.

Gembong menambahkan penggerebekan itu berhasil menyita 1,25 gram sabu, sabu tak bertuan sebanyak 20 gram, ekstasi dua butir, alat penghisap (bong) tujuh buah, cangklong enam buah, sepeda motor 29 unit, dan uang tunai hasil penjualan sebesar Rp 5.105.000.

Sehingga jika digabung nilai barang sitaan itu bernilai Rp 34.000.000 rupiah. Gembong melanjutkan dalam penggerebekan di jalan Nilam, Berlian dan Intan itu polisi menangkap 57 orang.

Setelah dilakukan pemeriksaan, polisi akhirnya menahan 13 orang karena terbukti menjadi pengedar dan pengguna, 30 orang lainnya hanya pengguna dan 14 orang sisanya tidak terbukti bersalah.

Dari ketiga belas orang yang ditahan, Gembong melanjutkan, dua orang di antaranya adalah pemilik lapak dan pengedar, sementara yang lain bekerja sebagai kasir, pencuci bong dan penimbang sabu.

"Mereka bisa dijerat pasal 112 dan 114 terkait kepemilikan, penyalahgunaan dan mengedarkan narkotika," papar Gembong.

"Namun pada saat penggerebekan kami temukan juga kasir dan penimbang sabu, mereka juga dapat dijerat dengan pasal 132 yaitu kejahatan terorganisasi," lanjut dia.

"Kalau diakumulasi dari pasal tersebut, mereka terancam hukuman penjara seumur hidup," ujar


EditorErvan Hardoko
Komentar

Terkini Lainnya

KPK Cegah 38 Anggota DPRD Sumatera Utara ke Luar Negeri

KPK Cegah 38 Anggota DPRD Sumatera Utara ke Luar Negeri

Nasional
Cerita Sopir Taksi Fachruroji, Terharu Dapat Voucer Makan karena Beri Jamuan Ekstra untuk Penumpangnya

Cerita Sopir Taksi Fachruroji, Terharu Dapat Voucer Makan karena Beri Jamuan Ekstra untuk Penumpangnya

Megapolitan
Viral, Video Dua Anak Curi Uang Nasabah di ATM Makassar

Viral, Video Dua Anak Curi Uang Nasabah di ATM Makassar

Regional
Azyumardi Azra: Kantor Pemerintahan hingga Rumah Ibadah Tak Boleh Jadi Alat Politik Kekuasaan

Azyumardi Azra: Kantor Pemerintahan hingga Rumah Ibadah Tak Boleh Jadi Alat Politik Kekuasaan

Nasional
Gatot Nurmantyo: Indonesia Memiliki Modal untuk Menjadi Bangsa Besar

Gatot Nurmantyo: Indonesia Memiliki Modal untuk Menjadi Bangsa Besar

Nasional
Dewan Keamanan PBB akan Berkunjung ke Rakhine Pekan Depan

Dewan Keamanan PBB akan Berkunjung ke Rakhine Pekan Depan

Internasional
Jarang Singgung Selebriti di Twitter, Kali Ini Trump Sebut Kanye West

Jarang Singgung Selebriti di Twitter, Kali Ini Trump Sebut Kanye West

Internasional
Cerita Kopi Dunia asal Indonesia yang Akhirnya Masuk Warung Pinggir Jalan

Cerita Kopi Dunia asal Indonesia yang Akhirnya Masuk Warung Pinggir Jalan

BrandzView
KPAI Terima Pengaduan Orangtua dan Siswa yang Kesal dengan UNBK SMP/Sederajat

KPAI Terima Pengaduan Orangtua dan Siswa yang Kesal dengan UNBK SMP/Sederajat

Nasional
Kasus Zumi Zola, KPK Lakukan Penyitaan Dokumen Proyek dan Keuangan

Kasus Zumi Zola, KPK Lakukan Penyitaan Dokumen Proyek dan Keuangan

Nasional
Pengeboran Minyak yang Meledak di Aceh Timur Sudah Jadi Mata Pencarian Ribuan Warga

Pengeboran Minyak yang Meledak di Aceh Timur Sudah Jadi Mata Pencarian Ribuan Warga

Regional
Cemburu dan Marah di Balik Pembunuhan dengan Modus Menabrak di Tambora

Cemburu dan Marah di Balik Pembunuhan dengan Modus Menabrak di Tambora

Megapolitan
Cak Imin Anggap Isu Korupsi di Kemenakertrans 'Black Campaign'

Cak Imin Anggap Isu Korupsi di Kemenakertrans "Black Campaign"

Nasional
Berita Populer: Propaganda Korut, hingga Pelajar Rusia di Luar Negeri Diimbau Pulang

Berita Populer: Propaganda Korut, hingga Pelajar Rusia di Luar Negeri Diimbau Pulang

Internasional
Elektabilitas Masih Rendah, Cak Imin Anggap Itu Motivasi

Elektabilitas Masih Rendah, Cak Imin Anggap Itu Motivasi

Nasional

Close Ads X