Hari Ini, KPU DKI Lakukan Rekap Suara Tingkat Provinsi

Kompas.com - 28/09/2012, 14:20 WIB
Penulis Riana Afifah
|
EditorA. Wisnubrata

JAKARTA, KOMPAS.com - Jumat (28/9/2012) ini, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi DKI Jakarta akan melakukan rekapitulasi penghitungan suara di tingkat provinsi. Rencananya setelah penghitungan suara tingkat provinsi selesai, pihaknya akan segera menetapkan pasangan calon terpilih.

Ketua Kelompok Kerja (Pokja) Pemungutan dan Penghitungan Suara KPU Provinsi DKI Jakarta, Sumarno, mengatakan bahwa sesuai jadwal yang telah ditetapkan, proses rekapitulasi penghitungan suara tingkat Provinsi harus segera dilaksanakan setelah hasil rekap dari tingkat kota dan kabupaten keluar.

"Benar. Kami akan lakukan rekap suara tingkat provinsi hari ini. Selanjutnya, kami akan umumkan pasangan calon terpilih," kata Sumarno, di Hotel Borobudur, Jakarta, Jumat (28/9/2012).

Sebelumnya, rekapitulasi penghitungan suara telah dilakukan berjenjang dari tingkat kelurahan, kecamatan hingga kota dan kabupaten. Berdasarkan hasil rekap wilayah tersebut, pasangan nomor urut tiga yaitu Jokowi-Basuki berhasil mengungguli lawannya yaitu pasangan Foke-Nara.

Pasangan Jokowi-Basuki bahkan melakukan sapu bersih dengan menang di lima wilayah Jakarta yaitu Jakarta Utara, Jakarta Barat, Jakarta Timur, Jakarta Selatan dan Jakarta Pusat. Sementara pasangan Foke-Nara hanya berhasil unggul di wilayah Kepulauan Seribu saja.

Baca tentang
    Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


    Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Bahayakan Kendaraan, Warga Harap Tak Ada Lagi 'Air Terjun' di Tol Becakayu

    Bahayakan Kendaraan, Warga Harap Tak Ada Lagi "Air Terjun" di Tol Becakayu

    Megapolitan
    Pengedar Setor Rp 10 Juta untuk 10.000 Dollar Palsu, Dapat Upah Rp 300.000

    Pengedar Setor Rp 10 Juta untuk 10.000 Dollar Palsu, Dapat Upah Rp 300.000

    Megapolitan
    Dua Bocah Tersengat Tawon, Petugas Damkar Singkirkan Sarang

    Dua Bocah Tersengat Tawon, Petugas Damkar Singkirkan Sarang

    Megapolitan
    Rampok Nasabah Bank Bermodus Gembos Ban, Seorang Residivis Ditangkap

    Rampok Nasabah Bank Bermodus Gembos Ban, Seorang Residivis Ditangkap

    Megapolitan
    PKL Sudah 3 Tahun Minta Direlokasi ke Pasar Senen Blok III

    PKL Sudah 3 Tahun Minta Direlokasi ke Pasar Senen Blok III

    Megapolitan
    PKS Akan Pilih 1 dari 4 Nama Cawagub DKI yang Diajukan Gerindra

    PKS Akan Pilih 1 dari 4 Nama Cawagub DKI yang Diajukan Gerindra

    Megapolitan
    Pamit Nobar Persita Tangerang Vs Sriwijaya FC, Remaja Tewas Dibacok

    Pamit Nobar Persita Tangerang Vs Sriwijaya FC, Remaja Tewas Dibacok

    Megapolitan
    Berbulan-bulan Pelaku Remas Payudara di Bintaro Belum Tertangkap, Ini Kendala Polisi

    Berbulan-bulan Pelaku Remas Payudara di Bintaro Belum Tertangkap, Ini Kendala Polisi

    Megapolitan
    Satpol PP Jaring 14 Terapis Griya Pijat di Serpong, Diduga Melakukan Asusila

    Satpol PP Jaring 14 Terapis Griya Pijat di Serpong, Diduga Melakukan Asusila

    Megapolitan
    Polisi Tangkap 13 Pelaku Tawuran yang Tewaskan Seorang Pemuda di Bekasi

    Polisi Tangkap 13 Pelaku Tawuran yang Tewaskan Seorang Pemuda di Bekasi

    Megapolitan
    Polisi Buru Pembuat Dollar AS Palsu yang Dilengkapi Tanda Air seperti Asli

    Polisi Buru Pembuat Dollar AS Palsu yang Dilengkapi Tanda Air seperti Asli

    Megapolitan
    Taufik Tidak Masalah Tak Gajian 6 Bulan jika RAPBD 2020 Tak Selesai Dibahas

    Taufik Tidak Masalah Tak Gajian 6 Bulan jika RAPBD 2020 Tak Selesai Dibahas

    Megapolitan
    Akankah Anies-DPRD DKI Mengulangi Era Ahok Telat Sahkan APBD?

    Akankah Anies-DPRD DKI Mengulangi Era Ahok Telat Sahkan APBD?

    Megapolitan
    Enggan Komentar, Anies Serahkan Kasus Satpol PP yang Bobol ATM ke OJK dan Polisi

    Enggan Komentar, Anies Serahkan Kasus Satpol PP yang Bobol ATM ke OJK dan Polisi

    Megapolitan
    Gara-gara Komentar di Facebook, Dua Karyawan JICT Cekcok Berujung Penganiayaan

    Gara-gara Komentar di Facebook, Dua Karyawan JICT Cekcok Berujung Penganiayaan

    Megapolitan
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X