Polri Akan Usut Pengambil Gambar Novi - Kompas.com

Polri Akan Usut Pengambil Gambar Novi

Kompas.com - 16/10/2012, 16:47 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepolisian menyatakan akan mengusut pengambil gambar maupun pengedar foto Novi Amalia yang tengah berpakaian minim. Termasuk, menindak tegas jika pelakunya adalah anggota kepolisian sendiri.

"Pasti akan kita lakukan tindakan sesuai ketentuan berlaku, karena sudah melanggar etika," ujar Kepala Bagian penerangan Umum Polri Komisaris Besar Agus Rianto di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (16/10/2012).

Foto Novi yang hanya mengenakan pakaian dalam ini beredar di dunia maya maupun handphone. Pasalnya, foto-foto tersebut dipotret dan disebarkan oleh oknum polisi. Sebab, saat itu Novi tengah berada di kantor polisi.

Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Eva Kusuma Sundari juga menyesalkan beredarnya foto tersebut. Menurutnya, tahanan perempuan yang menabrak tujuh orang di Jakarta Barat itu justru mengalami pelecehan seksual di lingkungan kepolisian yang bertugas sebagai lembaga penjaga hak asasi manusia.

Eva menduga, foto-foto yang beredar diambil sendiri oleh petugas kepolisian lantaran mereka yang mempunyai akses langsung terhadap tahanan.

Sementara menurut Agus, jika benar anggotanya yang melakukan hal tersebut maka etika di lingkungan kepolisian telah dilanggar. Namun, Agus menambahkan bahwa tidak mungkin anggotanya berniat melakukan hal tersebut.

"Mohon disikapi dengan pikiran cermat. Tidak ada niat sedikit pun bagi kami, Polri berbuat melakukan hal-hal melanggar etika di lingkungan kita, terutama etika kesopanan kesusilaan. Karena juga sesuai peraturan Kapolri, bahwa ada etika-etika yang harus kami patuhi dan laksanakan. Sehingga sangat tidak mungkin kami menyebarkan informasi melalui foto-foto yang ada," paparnya.

Berita terkait lain dapat diikuti di Topik: PENGEMUDI SEKSI TABRAK ORANG.

 


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
    EditorAna Shofiana Syatiri
    Komentar

    Terkini Lainnya

    KPK Cegah 38 Anggota DPRD Sumatera Utara ke Luar Negeri

    KPK Cegah 38 Anggota DPRD Sumatera Utara ke Luar Negeri

    Nasional
    Cerita Sopir Taksi Fachruroji, Terharu Dapat Voucer Makan karena Beri Jamuan Ekstra kepada Penumpang

    Cerita Sopir Taksi Fachruroji, Terharu Dapat Voucer Makan karena Beri Jamuan Ekstra kepada Penumpang

    Megapolitan
    Viral, Video Dua Anak Curi Uang Nasabah di ATM Makassar

    Viral, Video Dua Anak Curi Uang Nasabah di ATM Makassar

    Regional
    Azyumardi Azra: Kantor Pemerintahan hingga Rumah Ibadah Tak Boleh Jadi Alat Politik Kekuasaan

    Azyumardi Azra: Kantor Pemerintahan hingga Rumah Ibadah Tak Boleh Jadi Alat Politik Kekuasaan

    Nasional
    Gatot Nurmantyo: Indonesia Memiliki Modal untuk Menjadi Bangsa Besar

    Gatot Nurmantyo: Indonesia Memiliki Modal untuk Menjadi Bangsa Besar

    Nasional
    Dewan Keamanan PBB akan Berkunjung ke Rakhine Pekan Depan

    Dewan Keamanan PBB akan Berkunjung ke Rakhine Pekan Depan

    Internasional
    Jarang Singgung Selebriti di Twitter, Kali Ini Trump Sebut Kanye West

    Jarang Singgung Selebriti di Twitter, Kali Ini Trump Sebut Kanye West

    Internasional
    Cerita Kopi Dunia asal Indonesia yang Akhirnya Masuk Warung Pinggir Jalan

    Cerita Kopi Dunia asal Indonesia yang Akhirnya Masuk Warung Pinggir Jalan

    BrandzView
    KPAI Terima Pengaduan Orangtua dan Siswa yang Kesal dengan UNBK SMP/Sederajat

    KPAI Terima Pengaduan Orangtua dan Siswa yang Kesal dengan UNBK SMP/Sederajat

    Nasional
    Kasus Zumi Zola, KPK Lakukan Penyitaan Dokumen Proyek dan Keuangan

    Kasus Zumi Zola, KPK Lakukan Penyitaan Dokumen Proyek dan Keuangan

    Nasional
    Pengeboran Minyak yang Meledak di Aceh Timur Sudah Jadi Mata Pencarian Ribuan Warga

    Pengeboran Minyak yang Meledak di Aceh Timur Sudah Jadi Mata Pencarian Ribuan Warga

    Regional
    Cemburu dan Marah di Balik Pembunuhan dengan Modus Menabrak di Tambora

    Cemburu dan Marah di Balik Pembunuhan dengan Modus Menabrak di Tambora

    Megapolitan
    Cak Imin Anggap Isu Korupsi di Kemenakertrans 'Black Campaign'

    Cak Imin Anggap Isu Korupsi di Kemenakertrans "Black Campaign"

    Nasional
    Berita Populer: Propaganda Korut, hingga Pelajar Rusia di Luar Negeri Diimbau Pulang

    Berita Populer: Propaganda Korut, hingga Pelajar Rusia di Luar Negeri Diimbau Pulang

    Internasional
    Elektabilitas Masih Rendah, Cak Imin Anggap Itu Motivasi

    Elektabilitas Masih Rendah, Cak Imin Anggap Itu Motivasi

    Nasional

    Close Ads X